oleh

Ratusan Nama Pegawai Pemprov yang Akan Dilantik Disebar di Media Sosial

SULSELONLINE.COM – Sejatinya pelantikan pejabat harus steril dan rahasia. Nama pejabat yang akan dilantik mahal diumbar ke media sosial.

Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Abdul Fatah kesal dengan bocornya nama ratusan pegawai yang akan dilantik.

Nama-nama calon pegawai itu bocor di media sosial sebelum proses pelantikan dilaksanakan.

Abdul Fatah mengatakan, pelaku yang membocorkan nama-nama itu dinilai tidak beretika dan perlu ditindak agar mendatangkan efek jera.
“Ini tidak dapat ditoleransi. Nama-nama itu sudah diviralkan di media sosial, padahal belum dilakukan pelantikan,” kata Abdul Fatah di Kantor Gubernur, Senin (29/6/2020).

Menurut Abdul, kasus ini perlu diselidiki. Bahkan sanksi berupa pemindahan tugas dan teguran bisa diberlakukan.

“Kami melakukan mutasi secara profesional dan berdasarkan kajian. Jika dibawa ke media sosial, ini gampang dipolitisi, bahkan dimainkan orang yang tidak bertanggung jawab,” ujar dia.

Adapun Pemprov Kepulauan Bangka Belitung secara resmi mengadakan mutasi dan pelantikan terhadap 218 pegawai.

Mutasi itu terdiri dari rumpun jabatan tinggi pratama, administrator, pengawas dan jabatan fungsional.

Saat pelantikan digelar di Kantor Gubernur, nama-nama pejabat disebutkan satu per satu.

Abdul memastikan bahwa proses pelantikan dan pengangkatan merujuk pada arahan presiden dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi.

Secara bertahap hingga Desember 2020, posisi jabatan eselon III dan IV akan dihilangkan, sehingga cukup banyak pegawai yang kehilangan jabatan dan dipindahkan menjadi tenaga fungsional.

Anggota DPRD Kepulauan Bangka Belitung Algafry Rahman mengaku telah menerima sejumlah aduan dari pegawai yang kehilangan jabatan.

“Banyak yang bertanya-tanya karena tiba-tiba non-job. Apa kriterianya sehingga mereka merasa gelisah dan terzolimi?” ujar Algafry.(*)

Sekprov Sulsel: Pelantikan Pejabat Akan Diatur Ulang

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *