oleh

Petugas Kebersihan yang Kembalikan Uang Rp 500 Juta Adalah Pendaki Gunung

SULSELONLINE.COM – Berbahagialah Anda yang gemar mendaki gunung dan bertualang di alam bebas. Seorang petugas kebersihan yang juga gemar mendaki terbukti bersikap jujur.

Dengan senang hati petugas Kereta Rel Listrik ( KRL) Commuter Line ini mengumumkan dan mengembalikan bungkusan uang yang jumlahnya sekitar Rp 500 juta kepada pemiliknya. Uang itu ia temukan dalam gerbong kereta.

Namanya Mujenih (30). Kini ia viral karena telah mengajarkan kejujuran ketika memutuskan untuk mengembalikan uang dalam kantong plastik hitam yang ia temui dalam rangkaian kereta.

Aksi terpuji tersebut mengundang banyak pujian dari netizen. Banyak netizen mengapresiasi sifat jujur yang dimiliki Mujenih.

VP Corporate Communications PT Kereta Commuter Indonesia, Anne Purba mengatakan, kejujuran tersebut merupakan bukti nyata keandalan sistem Lost and yang dimiliki pihaknya.

Ia menjelaskan, meski barang bawaan menjadi tanggung jawab penumpang. Namun saat ada barang yang tertinggal di dalam kereta maupun stasiun dan selama tidak berpindah tangan ke orang, namun barang tersebut akan diamankan oleh petugas.
“Kejujuran dari para petugas di KRL maupun stasiun dalam menangani barang tertinggal ini telah berkali-kali terbukti,” kata Anne dalam keterangan tertulis, Jumat (10/7/2020).

Lebih lanjut, Anne mencatat, dalam satu hari rata-rata ada delapan barang yang ditemukan. Dimana, lebih dari 50 persen telah diambil kembali oleh pemilik barang.

Petugas KCI juga telah berkali-kali mengamankan barang tertinggal di dalam kereta, mulai dari makanan, tas, pakaian, helm, hingga benda berharga seperti laptop.
Bahkan, selain kantong plastik berisi uang Rp 500 juta, Anne menyebutkan, pihaknya juga pernah menemukan barang-barang berharga dengan nilai fantastis lainnya.

“Sebelumnya petugas juga pernah mengamakan uang tunai Rp 40 juta dan perhiasan emas bernilai puluhan juta,” ujarnya.

Namun, dari segi nilai barang, uang tunai sebesar Rp 500 juta yang ditemukan pada Senin (6/7/2020) sore lalu adalah yang terbesar.

Anne menjelaskan, barang-barang yang tidak diambil oleh pemiliknya hingga lebih dari dua bulan tapi masih layak pakai, seperti pakaian, perkakas, dan tempat makan akan dikumpulkan.

Petugas kemudian akan membersihkan dan mengelompokkan barang-barang tersebut. Barang kemudian disumbangkan ke panti asuhan dan yayasan yang membutuhkan.

“Terakhir PT KCI menyumbangkan barang ke Panti Asuhan di Kampung Cipayung, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor pada 4 Juni 2020,” ucap Anne dikutip kompas.com.(*)

Pemilik Dompet Terharu Kejujuran Siswa SMP

Bapenda Sulsel

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *