oleh

Catat! 7 Makanan Ini Harus Dihindari Saat Program Kehamilan

SAAT hamil, seorang calon ibu membutuhkan asupan nutrisi yang lebih untuk mempersiapkan tubuh kembang cabang bayi dalam kandungan. Meski begitu, tidak semua jenis makanan dapat dikonsumsi oleh Anda yang tengah mengikuti program hamil atau tengah hamil.

Di saat menjalani program hamil, wanita harus benar-benar menjaga pola makan. Jangan sampai makan sembarangan karena bisa mengganggu kesuburan.

Dilansir Sulselonline dari Tommys, Sabtu (25/7/2020) ini dia tujuh makanan yang harus Anda hindari saat mengikuti program hamil.

Alkohol

Ketika Anda minum, alkohol berpindah dari darah Anda melalui plasenta dan ke bayi Anda. Tidak ada tingkat aman yang diketahui untuk minum alkohol selama kehamilan, jadi yang teraman adalah tidak minum sama sekali saat Anda hamil.

Mengkonsumsi alkohol dapat menyebabkan bayi terkena Fetal Alcohol Syndrome (FAS) yang berpotensi sebabkan kelahiran prematur, berat bayi lahir rendah (BBLR), kematian janin mendadak (sudden infant death syndrome/SIDS), hingga keguguran. Sedangkan pada bayi, FAS pengaruhi tumbuh kembangnya.

Beberapa jenis seafood

Ikan baik untuk Anda dan Anda harus makan setidaknya dua porsi seminggu, seperti tuna segar, mackerel atau sarden. Namun, ada beberapa jenis ikan yang harus Anda hindari dan beberapa yang harus Anda batasi. Antara lain:
1. Hindari ikan todak, dan marlin karena memiliki kadar merkuri yang tinggi, yang dapat mempengaruhi sistem saraf bayi Anda.
2. Batasi tuna hingga tidak lebih dari dua ukuran sedang dan segar atau empat kaleng tuna kaleng dalam seminggu karena ia juga memiliki kadar merkuri yang tinggi.
4. Batasi ikan dengan kandungan minyak tinggi (salmon, mackerel, sarden, trout, herring, pilchards) hingga tidak lebih dari dua porsi seminggu karena mengandung polutan.
5. Hindari makan kerang mentah, seperti tiram, karena dapat menyebabkan keracunan makanan. Tapi tidak akan jadi masalah saat Anda memasak dengan baik dan matang. Ini 11 Tanda Kehamilan Awal yang Wajib Diketahui

Bapenda Sulsel

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *