oleh

Sekolah dan Murid di Makassar Diurus 2.000 Guru Honorer

SULSELONLINE.COM, MAKASSAR — Kondisi pendidikan di Makassar belum sepenuhnya membaik. Mulai dari kondisi sekolah hingga masalah kesejahteraan guru.

Minimnya jumlah guru berstatus PNS di Makassar terungkap saat wacana pemerintah pusat akan melakukan mutasi besar-besaran PNS ke desa.

Data secara nasional ada 1,6 juta PNS akan dimutasi. Mayoritas tenaga pengajar.

Plt Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar, Amalia Malik mengatakan, posisi Makassar sebagai ibu kota Sulsel, justru belum mampu berdaya terhadap kuota guru berstatus PNS.

“Kita masih bertumpu sama tenaga kontrak. Jumlahnya ada 2.000 pegawai tenaga kontrak. Itu pun belum cukup,” ujarnya, melansir Fajar online, Senin (3/8/2020).

Dia mengungkapkan, saat ini komposisi guru masih jomplang. Dari perhitungan Disdik Makassar, rata-rata sekolah dari tingkatan SD hingga SMP hanya diisi oleh tiga sampai empat PNS.

“Sisanya tenaga honorer. Data itu bisa dilihat betapa kebutuhan guru PNS cukup mendesak,” ungkapnya.

Dari data itu pula, Disdik Makassar sulit jika guru berstatus PNS mesti dimutasi ke desa. Penyesuaian mungkin hanya bisa dilakukan terhadap kebutuhan guru di pulau.

“Kalau pulau-pulau yang masuk wilayah Makassar ini juga sebenarnya penting. Agar komposisi guru di sana bisa memadai,” jelasnya. (*)

Bapenda Sulsel

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *