oleh

Lions Club Makassar Rajawali Bantu Pemulung dan Pedagang Pasar Tradisional

SULSELONLINE.COM – Dalam rangkaian suasana Hari Raya Idul Adha 1441 H, para fellow Lions Club Makassar Rajawali (LCMR) menggelar dua program sekaligus dalam kegiatan bertajuk Relieving The Hunger dan Environment, Selasa (4/8/2020) siang.

Mengusung tema “Masih Dalam Kehangatan Suasana Idul Adha 1441 H, Keikhlasan Membawa Qurban Lebih Bermakna”, kedua program kegiatan ini menyasar kalangan keluarga pemulung di Kelurahan Borong, Kecamatan Manggala, Kota Makassar.

Kegiatan ini juga menyasar kalangan pedagang di pasar-pasar tradisional.

Untuk kegiatan Relieving The Hunger, LCMR membagikan sebanyak 150 kotak nasi lengkap lauknya kepada sejumlah keluarga pemulung yang tinggal di belakang gedung-gedung tinggi dan diantara rumah-rumah serta pertokoan yang bagus di daerah Kelurahan Borong, Kecamatan Manggala.

Sebanyak 150 kotak makanan siap saji ini semua bahan-bahannya diolah sendiri oleh para fellow LCMR seperti nasi, daging, telur ayam kampung, sayuran dan bihun yang merupakan paduan protein dan karbohidrat yang sangat tinggi nilai gizinya dengan tujuan dimasa pandemi ini pemberian makanan tentunya harus lebih bergizi dan higienis untuk menguatkan imunitas dan menyehatkan mereka yang diberikan bantuan.

Para fellow LCMR bahu membahu mengerjakannya, diantaranya Presiden LCMR Lion Frengky Sengkey, Lion Juliani Jafar, VIP 1 Lion Laelah Samad, Lion Abdi, Lion Theresia Tumbelaka, Lion Yuliarti Wulandari, Lion Migrani Jafar, Lion Ira Suryani, Lion Surya Mutiara Gani, dan Lion Nirmasari.

Usai melaksanakan program kegiatan Relieving The Hunger, para fellow LCMR melanjutkan aksinya dengan program Environment berupa pembagian faceshield sebanyak 170 buah yang dibagi habis kepada para pedagang di Pasar Tradisional Toddopuli dan Pasar Baru Makassar.

Tujuannya, agar para pedagang dapat menjaga keamanan dirinya dari penularan wabah Covid-19 saat beraktivitas berjualan.

Presiden LCMR, Lion Frengky Sengkey menyampaikan, faceshield itu dibuat sendiri oleh para fellow LCMR dengan menggunakan bahan plastik yang tujuan penggunaannya untuk meminimalisir penyebaran Covid-19.

“Apalagi pasar merupakan kluster yang sangat riskan penyebaran Covid-19, karena interaksi langsung antara penjual dan pembeli yang terkadang enggan menggunakan masker dan lebih fleksibel menggunakan faceshield,” katanya.

Lion Nirmasari menambahkan, pembagian faceshield kepada pedagang pasar tujuannya agar lingkungan pasar tetap aman. Selain itu, penggunaan bahan plastik yang dijadikan faceshield dapat mengurangi dampak buruk terhadap lingkungan. (*)

Bapenda Sulsel

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *