oleh

Program Bantuan Pekerja Seni dan Budaya Terdampak Wabah Covid-19 Kembali Dibuka

SULSELONLINE.COM — Pemerintah kembali membuka pendataan program bantuan untuk pekerja seni yang terdampak wabah Covid-19 di Indonesia. Pendataan telah memasuki Tahap II.

Sebelumnya, Ditjen Kebudayaan Kemdikbud melakukan pendataan bagi pada pekerja seni dan budaya yang terdampak wabah Covid-19.

Dirjen Kebudayaan Kemdikbud, Hilmar Farid mengungkapkan, para pekerja seni masih bisa bertahan dan berkegiatan di tengah pandemi Covid-19 dengan memanfaatkan media daring.

Melalui pendataan tersebut, pemerintah bisa turut membantu para pekerja seni dan kebudayaan.

“Langkah pemerintah untuk membantu pekerja seni dan kebudayaan ada dua skema. Yakni yang pertama memiliki kriteria berpenghasilan di bawah 10 juta rupiah, tidak memiliki pekerjaan lain di luar kesenian, sudah berumah tangga, dan belum mendapat program kartu pra-kerja. Kriteria yang pertama ini nantinya akan di integrasikan kedalam program PKH. Sementara untuk kriteria dua, syaratnya berpenghasilan kurang dari 10 juta perbulan, belum berkeluarga, tidak memiliki pekerjaan di bidang lain dan belum mendapat program kartu pra-kerja” paparnya, melalui laman situsweb Kemdikbud, Jumat (7/8/2020).

Diharapkan dengan program ini mereka yang bekerja di bidang kreatif tidak kehilangan pekerjaannya dan tetap produktif berkarya.

PEMBUKAAN PENDATAAN TAHAP II PELAKU BUDAYA TERDAMPAK COVID-19 (PERIODE PENDATAAN 6-17 AGUSTUS 2020)

Program PLP2B /Apresiasi Pelaku Budaya adalah program pemberian layanan pelindungan pelaku budaya terdampak pandemi Covid-19.

Program ini merupakan sebuah usaha pembinaan terhadap para pelaku budaya yang aktivitas budayanya terdampak akibat wabah Covid-19.

Pembinaan tersebut dilaksanakan melalui Apresiasi Pelaku Budaya dengan mendorong para pelaku budaya untuk menghasilkan dan mempublikasikan hasil karya mereka melalui wahana virtual.

Program ini dijalankan secara daring melalui laman apb.kemdikbud.go.id (laman yang khusus dibuat untuk mempermudah pelaku budaya dalam mengakses program).

Untuk tahap awal pelaksanaan program kegiatan dimulai melalui tahap pendataan Pelaku Budaya Terdampak Covid-19 melalui pengisian Borang Pendataan yang terdapat pada laman apb.kemdikbud.go.id sebelum pelaksanaan kegiatan lainnya.

Setiap pelaku budaya diwajibkan mengikuti ketentuan yang berlaku dalam Petunjuk Teknis Pelaksanaan Kegiatan, antara lain:

1. Prioritas pendataan:

Prioritas I: Pelaku budaya yang bersangkutan tidak punya mata pencaharian lain selain kegiatan bidang kebudayaan yang berhenti total akibat wabah atau berkurang secara signifikan akibat wabah.

Pelaku budaya yang memiliki penghasilan perbulan sebesar-besarnya lima juta rupiah sebelum wabah berlangsung.

Pelaku budaya yang sudah berkeluarga, dan memiliki penghasilan perbulan antara lima sampai sepuluh juta rupiah sebelum wabah berlangsung;

Prioritas II: Pelaku budaya yang belum atau tidak berkeluarga, serta memiliki penghasilan perbulan antara lima sampai sepuluh juta rupiah sebelum wabah berlangsung.

Pelaku budaya yang memiliki penghasilan perbulan di atas sepuluh juta rupiah sebelum wabah berlangsung.

2. Pengisian Laman

Dalam pengisian laman, Pelaku Budaya yang akan mendaftarkan diri baik secara langsung ke laman tersebut ataupun yang sudah terdata melalui data yang didaftarkan dinas bidang kebudayaan daerah, wajib mengisi/melengkapi borang pendataan yang ada pada laman: apb.kemdikbud.go.id.

Bagi yang sudah mendaftarkan diri melalui Dinas Bidang Kebudayaan Daerah atau Pelaku Budaya yang telah mengisi Pendataan Tahap I (Prioritas I dan II) diperkenankan melengkapi karya dan dokumen pada periode pengisian karya dan dokumen Tahap II (tidak perlu mengisi ulang borang pendataan Tahap II). Silahkan input nomor NIK pada tautan: https://apb.kemdikbud.go.id/fase2/calon-penerima

Bagi pendaftar baru (tidak didaftarkan oleh Dinas Bidang Kebudayaan Daerah atau Tidak Mendaftar pada Periode Tahap I, dapat mendaftar pada tautan: https://apb.kemdikbud.go.id/fase2/pendaftaran

3. Rencana Jadwal Pelaksanaan Program APB Tahap II:

– Pendaftaran/pendataan 6-17 Agustus 2020
– Penarikan Data Awal 18 Agustus 2020
– Sinkronisasi Data dengan Kemdagri 24- 30 Agustus 2020
– Pengumuman Melengkapi Data dan Karya 1 September 2020
– Unggah Karya dan Dokumen 1- 8 September 2020
– Verifikasi Karya dan Dokumen 3-10 September 2020
– Penarikan Data Calon Penerima 11 September 2020
– Pengajuan Calon Penerima ke KPPN 14 September 2020

Ketentuan lain dapat dilihat pada Petunjuk Teknis Pelaksanaan Program, di sini: https://apb.kemdikbud.go.id/files/JUKNIS-PLP2B-2020.pdf

Bapenda Sulsel

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *