oleh

Doa Jelang dan Bangun Tidur Agar Jauh dari Setan

SULSELONLINE.COM — Agar Allah selalu menjaga kita di saat tidur, kita wajib membaca doa sebelum tidur. Selain itu, beberapa amalan yang dilakukan Rasulullah sebelum tidur patut kamu contoh.

Kini banyak orang yang memegang gadgetnya sebelum tidur. Sering kali seseorang tanpa sadar tertidur tanpa membaca doa ataupun melakukan amalan-amalan yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW sebelum tidur.

Meski pendek, doa tidur dan bangun tidur itu sering alfa dibacakan. Padahal menurut hadits riwayat Imam Bukhari, orang yang tertidur dalam penguasaan setan dan dengan doa, atau berdzikir setan tak mampu menguasai lagi.

Di antara doa yang dibaca Rasulullah SAW jelang tidur yaitu.
Hendak tidur:
اللَّهُمَّ بِاسْمِكَ أَحْيَا وَأَمُوتُ Allahumma bismika ahya wa amut
“Ya Allah dengan namamu Aku hidup dan dengan nama-Mu (pula) aktu mati.”
Bangun tidur:
الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَحْيَانَا بَعْدَ مَا أَمَاتَنَا وَإِلَيْهِ النُّشُورُ Alhamdulillahilladzi ahyana ba’dama amatana wa ilaihin nusyur”Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami setelah mematikan kami dan hanya kepadaNya tempat kembali.”

Rujukannya adalah hadits riwayat Bukhari dari Hudaifzah bin Al-Yaman berikut:
كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهم عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا أَوَى إِلَى فِرَاشِهِ قَالَ: اللَّهُمَّ بِاسْمِكَ أَحْيَا  وَأَمُوتُ وَإِذَا أَصْبَحَ قَالَ الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَحْيَانَا بَعْدَ مَا أَمَاتَنَا وَإِلَيْهِ النُّشُورُ
Dari Hudzaifah bin al-Yaman dan dari Abu Dzarr keduanya mengatakan tatkala Rasulullah bergegas menuju tempat tidurnya, maka beliau mengucapkan. “Dengan namamu ya Allah aku hidup dan mati. Apabila bangun, maka beliau mengucapkan. “Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami setelah mematikan kami dan hanya kepadaNya tempat kembali.”

Ada pula redaksi bacaan lain yang bisa dibaca setelah bangun tidur yaitu sebagai berikut:
> الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي رَدَّ عَلَيَّ رُوحِي، وَعَافَانِي فِي جَسَدِي، وَأَذِنَ لِي بِذِكْرِهِ
Alhamdulillahilladzi radda ‘alayya ruhi wa ‘afani fi jasadi wa adzina li bidzikrihi. “Segala puji bagi Allah yang mengembalikan ruhku dan menyehatkan tubuhku serta mengizinkan ku mengingatnya.”

 

Bapenda Sulsel

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *