oleh

Doa Jelang dan Bangun Tidur Agar Jauh dari Setan

Rujukannya hadits di bawah ini:
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، رضي الله عنه، عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم قَالَ: إِذَا اسْتَيْقَظَ أَحَدُكُمْ، فَلْيَقُلِ: الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي رَدَّ عَلَيَّ رُوحِي، وَعَافَانِي فِي جَسَدِي، وَأَذِنَ لِي بِذِكْرِهِ
Dalam kitab Ibnu As-Sunni dengan sanad dari Abu Hurairah dari Rasulullah SAW beliau bersabda, “Apabila salah seorang di antara kalian bangun dari tidurnya, maka hendaklah ia mengucapkan: “Segala puji bagi Allah yang mengembalikan ruhku dan menyehatkan tubuhku serta mengizinkan ku mengingatnya.”

Atau bisa juga membaca:
> لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ، وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
Lailaha illallahu wahdahu la syarikalahu, lahul mulku wa lahul hamdu wahuwa ‘ala kulli syain qadir.  “Tiada Tuhan selain Allah yang Mahaesa dan tiada sekutu bagi-Nya, bagi-Nya kekuasaan, bagi-Nya segala puji dan dia Maha kuasa atas segala sesuatu,

Rujukannya hadits berikut:
عَنْ عَائِشَةَ، رضي الله عنها، عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم قَالَ: مَا مِنْ عَبْدٍ يَقُولُ حِينَ يَرُدّ اللَّهُ إِلَيْهِ رُوحَهُ: لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ، وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ، إِلَّا غَفَرَ اللَّهُ لَهُ ذُنُوبَهُ وَلَوْ كَانَتْ مِثْلَ زَبَدِ الْبَحْرِ

Seperti dikutip dari Republika, dalam kitab Ibnu As-Sunni dari Aisyah RA, Rasulullah beliau bersabda. “Tidaklah seorang hamba ketika Allah mengembalikan ruhnya mengucapkan.

“Tiada Tuhan selain Allah yang Mahaesa dan tiada sekutu bagi-Nya, bagi-Nya kekuasaan, bagi-Nya segala puji dan dia Mahakuasa atas segala sesuatu, melainkan Allah mengampuni dosa-dosanya meskipun sebanyak buih di lautan.”

Atau bisa juga membaca:

Takbir 10 x

Tahmid 10 x

سبحانَ الله وبحمدِه  subhanallah wa bihamdihi 10 x “Mahasuci Allah dan dengan segala puji-Nya”

سبحانَ الملكِ القدُّوسِ subhanal malikil quddus 10 x “Mahasuci Penguasa Yang Mahasuci”

Istighfar 10 x

Tahlil 10 x

اللهمَّ إني أعوذُ بكَ من ضيقِ الدنيا وضيقِ يومِ القيامةِ  Allahumma  inni audzubika min dhaiqid dunya wa dhaiqi yaumil qiyamah. “Ya Allah Sesungguhnya aku berlindung kepadamu dari kesempitan dunia dan kesempitan hari kiamat.” Sebanyak 10 kali.

Rujukannya adalah hadits berikut:

عن عائشة رضى الله تعالى عنها قالت: كان رسول الله صلى الله عليه وسلم إذا هبَّ من الليلِ كبَّر عشرًا وحمِد عشرًا ، وقال : سبحانَ الله وبحمدِه عشرًا ، وقال : سبحانَ الملكِ القدُّوسِ عشرًا ، واستغفر اللهَ عشرًا ، وهلَّل عشرًا ، ثمَّ قال : اللهمَّ إني أعوذُ بكَ من ضيقِ الدنيا وضيقِ يومِ القيامةِ عشرًا ، ثمَّ يفتحُ الصلاةَ
Dalam Sunan Abu Dawud dari Aisyah RA dia mengatakan, “Tatkala Rasulullah SAW bangun malam, maka beliau bertakbir sebanyak 10 kali, bertahmid sebanyak 10 kali seraya berkata. “Mahasuci Allah segala puji bagi-Nya” sebanyak 10 kali.

Beliau berkata, “Mahasuci Penguasa Yang Mahasuci,” sebanyak 10 kali, istighfar sebanyak 10 kali dan bertahlil sebanyak 10 kali. Lalu beliau berdoa. “Ya Allah Sesungguhnya aku berlindung kepadamu dari kesempitan dunia dan kesempitan hari kiamat.” Sebanyak 10 kali. Setelah itu beliau mulai mengerjakan sholat.” (wan)

Bapenda Sulsel

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *