oleh

Lakukan Ini Jika Ada Gejala Terinfeksi Covid-19

SULSELONLINE.COM – Pemerintah sudah melakukan banyak upaya untuk mencegah penularan virus corona, sejak pandemi Covid-19 melanda Indonesia pada Maret 2020 lalu.

Namun, grafik jumlah warga yang positif terpapar virus corona belum menunjukkan tanda-tanda melandai. Bahkan belakangan, naik signifikan di beberapa daerah.

Data kasus di Indonesia hingga awal pekan kedua September ini sebanyak 221.523 kasus.

Setidaknya dalam sehari, dilaporkan terjadi penambahan kasus 3.000 atau lebih. Lonjakan kasus positif Covid-19 ini tentu saja membuat warga khawatir.

Lalu, apa yang harus dilakukan jika Anda atau anggota keluarga menunjukkan gejala Covid-19 atau bahkan positif terpapar virus corona.

Chief Executive Officer (CEO) Primaya Hospital Group, dr Ferdy D Tiwow SH MS menjelaskan, masyarakat harus selalu waspada pada berbagai gejala yang terjadi atau dialami tubuhnya.

Dokter Ferdy mengingatkan, jangan sepelekan gejala batuk, demam, flu, atau nyeri-nyeri yang terjadi di tubuh Anda. Gejala itu bisa menjadi indikasi awal potensi terpapar Covid-19.

Mengutip kompas, dr Ferdy mengatakan, jika Anda mengalami keluhan atau gejala-gejala itu, sebaiknya segera lakukan isolasi mandiri di rumah dan lakukan konsultasi kesehatan secara daring (online).

Jika dokter menyarankan untuk melakukan skrining (screening) Covid-19, maka segera kunjungi fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) terdekat.

Skrining di tengah pandemi Covid-19 ini umumnya dilakukan meliputi pemeriksaan darah lengkap, rapid test, dan thorax rontgent atau CT Scan.

Jika hasil skrining tersebut mengindikasikan adanya potensi Covid-19, maka pasien akan diarahkan untuk melakukan swab test.

“Namun, pasien dapat langsung melakukan pemeriksaan swab test tanpa harus melakukan screening Covid-19 terlebih dahulu,” tuturnya.

Pada pasien bergejala dengan hasil skrining yang terindikasi (suspek) Covid-19 atau dengan hasil swab test positif Covid-19, biasanya akan mendapatkan perawatan di ruang isolasi Covid-19.

Namun, jika pasien tidak mengalami gejala Covid-19, tetapi terindikasi (suspek) atau terkonfirmasi positif Covid-19, dokter akan mempertimbangkan kembali apakah pasien dapat melakukan isolasi mandiri di rumah atau harus dirawat di rumah sakit.

“Apabila, positif Covid-19, tidak bergejala dan diperbolehkan melakukan isolasi mandiri di rumah, para pasien masih diharuskan untuk melakukan konsultasi kesehatan secara online dan rutin dengan dokter yang menanganinya,” kata Ferdy. (*)

Bapenda Sulsel

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *