oleh

Kepala LLDIKTI IX Lantik Rektor Wanita Pertama di Luwu Raya, Nakhodai Universitas Mega Buana

SULSELONLINE.COM – Kepala LLDIKTI Wilayah IX Sulawesi dan Gorontalo, Prof Dr Jasruddin, M.Si, melantik secara resmi rektor pertama Universitas Mega Buana Palopo, Dr. Hj. Nilawati Uly, S.Si, Apt, M.Kes untuk periode 2020-2025, Sabtu (19/9/2020), di Gedung Merdeka Convention Center Palopo.

Turut menyaksikan prosesi pelantikan rektor wanita pertama di Luwu Raya ini, Ketua Yayasan Pendidikan Mega Buana Palopo, H. Rahim Munir, SP, MM, Sekretaris LLDIKTI IX Sulawesi dan Gorontalo, Drs. Andi Lukman, M.Si., dan Kepala Bagian Kelembagaan dan Sistem Informasi LLDIKTI IX, Munawir Z. Rasak, S.IP, MA.

Walikota Palopo diwakili Asisten I Pemerintahan Kota Palopo Drs. H. Burhanuddin, M.Si, Kapolres Palopo, Dandim 1403 Sawerigading, pimpinan perguruan tinggi se-Kota Palopo, ketua organisasi profesi, dan para tamu undangan.

Pada pelantikan rektor universitas keempat di Tana Luwu ini, juga turut  dilantik Wakil Rektor I, Indra Amanah AN, SKM, MPH; Wakil Rektor II, Evawaty Uly, S.Farm, Apt; Wakil Rektor III, Adrianto Dai, S.Kep.Ns, M.Kep.

Selain itu, ikut dilantik Dekan, Ketua Prodi, Ketua Lembaga Penjaminan Mutu, LPPM, Pusat Karier dan Inovasi.

Dr. Hj. Nilawati Uly saat memberi sambutan mengatakan,  Universitas Mega Buana sebelumnya adalah STIKes Mega Buana.

Mulai berdiri berdasarkan SK Menteri Pendidikan Republik Indonesia Nomor 92/D/O/2009 tanggal 22 Juni 2009, mengelola Program Studi (Prodi) S1 Ilmu Keperawatan, S1 Kesehatan Masyarakat, dan D4 Bidan Pendidik.

Sejak 2014 mendapatkan izin pengelolaan Profesi Ners,  pada 2018 mendapatkan SK Perubahan nama Prodi D4 Bidan Pendidik jadi Prodi Sarjana Terapan Kebidanan.

Tahun 2018 juga mendapatkan ijin Prodi Sarjana (S1) Kebidanan dan Profesi Bidan. Semua prodi itu terakreditasi B dari LAM PT KES.

Pada pemeringkatan perguruan tinggi yang dilakukan Kemendikbud tahun 2020, STIKES Mega Buana Palopo menempati peringkat 1 untuk sekolah tinggi ilmu kesehatan di wilayah Indonesia timur dan secara nasional berada pada urutan ke-275.

Visitasi perubahan bentuk STIKES Mega Buana menjadi Universitas Mega Buana dilakukan oleh Kemendikbud pada 16 Juni 2020.

Pada 24 Agustus 2020, STIKES Mega Buana Palopo mendapatkan SK perubahan bentuk jadi universitas berdasarkan SK Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor: 758/M/2020 tentang Perubahan Bentuk STIKES Mega Buana Palopo menjadi Universitas Mega Buana.

Saat ini Universitas Mega Buana mengelola dua fakultas, yakni Fakultas Kesehatan dengan prodi Sarjana (S1) Ilmu Keperawatan, Sarjana (S1)Kesehatan Masyarakat, Sarjana Terapan (D4) Kebidanan, Sarjana (S1) Kebidanan, Profesi Ners dan Profesi Kebidanan.

Kemudian Fakultas Bisnis dengan prodi Sarjana (S1) Kewirausahaan dan Sarjana (S1) Perdagangan Internasional.

Rektor mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada Kepala LLDIKTI Wilayah IX Sulawesi dan Gorontalo, Prof. Dr Jasruddin, M.Si beserta seluruh jajaran LLDIKTI Wilayah IX atas waktu dan bimbingan  diberikan.

“Luar biasa peningkatan layanan LLDIKTI Wilayah IX Sulawesi diberikan kepada seluruh PTS di Wilayah Sulawesi,” kata rektor.

“PTS berkembang sangat baik, karena komunikasi lancar dan baik antara LLDIKTI dan PTS. Tidak hanya perguruan tinggi, tetapi dosen-dosen juga merasakan manfaatnya,” tanbahnya. (*)

Bapenda Sulsel

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *