oleh

Chaidir Syam dan Suhartina Bohari Mohon Doa AGKH Prof Dr Faried Wajedi Jelang Penetapan Kandidat Pilkada Maros

SULSELONLINE.COM — Jelang penetapan sebagai calon Bupati Maros dan Wakil Bupati Maros, Chaidir Syam dan Suhartina Bohari mengunjungi AGKH Prof Dr Faried Wajedi di Pondok Pesantren DDI Mangkoso Barru.

“Kedatangan kami berdua di Mangkoso ini untuk memohon nasehat dan doa dari Almukarram AGKH Farid Wajedi selaku tokoh agama kharismatik Sulsel, pimpinan pondok pesantren DDI Mangkoso.” ujar Chaidir Syam didampingi Suhartina Bohari, Selasa (22/9/2020).

Ia melanjutkan, sebagai anak, kami membutuhkan nasehat dan doa dari orang tua yang tak lain adalah ulama besar di Sulsel ini, beliau adalah pelanjut perjuangan pendiri utama DDI, Almagfurlah AGKH Abdurrahman Ambo Dalle.

“Kami silaturrahim ke sini menemui langsung AGH Faried Wajedi dan para pembina pondok pesantren ini, atas izin Allah SWT berharap berkah doa ulama-ulama DDI,” ucapnya.

Mantan Ketua DPRD Maros itu menambahkan, bahwa di Maros, berdiri puluhan pondok pesantren DDI yang didirikan oleh alumni-alumni DDI Mangkoso ini.

“Kita bersyukur kepada Allah SWT dan berterima kasih kepada para alumni-alumni DDI Mangkoso yang saat ini telah membangun institusi pendidikan pondok pesantren di Maros, artinya kontribusi kader-kader DDI luar biasa dalam membangun dan memajukan SDM serta membina akhlak generasi penerus bangsa secara islami,” ungkapnya.

Ke depan Pemkab Maros akan memberi perhatian lebih pada pengembangan pendidikan di pondok-pondok pesantren milik DDI, apalagi saat ini payung hukumnya sudah ada yaitu UU Nomor 18 Tahun 2019 Tentang Pesantren.

“Insya Allah jika kami pasangan Hati Kita Keren terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati Maros, maka dia antara program kami adalah 1 dusun 1 penghafal Al Quran. Program ini tentu akan melibatkan pondok-pondok pesantren DDI yang ada di desa-desa di Maros sebagai pusat mendidik dan melahirkan para penghafal Al Quran,” harapnya.

Tokoh muda Maros yang berpengalaman 10 tahun di lembaga lagislatif ini dan baru saja melepaskan jabatan Wakil Ketua DPRD Maros tersebut, menyebut, bahwa dalam silaturrahim yang dilakukan Senin kemarin itu, dirinya berkesempatan mengikuti peletakan batu pertama pembangunan kampus 1 dan 3 di area Pondok Pesantren DDI Mangkoso.

“Alhamdulillah, kami berkesempatan melakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung kampus pondok pesantren,” ucapnya. (*)

Bapenda Sulsel

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *