oleh

Pemkab Maros Gelar Pelatihan Manajemen Pengelolaan Destinasi Wisata

SULSELONLINE.COM — Pemkab Maros melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disbudpar) menggelar seminar pengelolaan destinasi pariwisata dan pelatihan panduan menajemen homestay, pondok wisata dan rumah wisata.

Bupati Maros, H.M Hatta Rahman sebagai narasumber, menyampaikan bahwa Kabupaten Maros merupakan daerah yang paling strategis, karena letak geografisnya berbatasan langsung dengan Kota Makassar, sehingga Maros selalu menjadi daerah transit wisatawan.

Karena itu, sektor pariwisata Maros memang harus terus digembleng Kita akan terus melakukan evaluasi, yang kemudian merujuk pada pengembangan pariwisata Maros.

Kadisbudpar Maros, M Ferdiansyah menjelaskan dalam kegiatan ini pihaknya mendatangkan pemateri-pemateri yang berkompeten di bidangnya, sehingga diharapkan setelah kegiatan ini dapat diciptakan gagasan-gagasan segar untuk menjadikan pariwisata Maros semakin dikenal dunia.

Sementara itu, Kepala Bidang Pariwisata Kadisbudpar Maros, Yusriadi Arief menambahkan, sektor pariwisata Maros semakin berkembang, sehingga minat wisatawan lokal maupun mancanegara juga semakin berkembang.

“Pada kegiatan ini kami mendatangkan pengelola-pengelola wisata agar pengetahuan mereka tentang destinasi pariwisata dan menajemen homestay, pondok wisata dan rumah wisata ikut berkembang,” ujarnya, Jumat (20/11/2020).

Kegiatan seminar pengelolaan destinasi pariwisata dan pelatihan panduan menajemen wisata ini berlangsung di Hotel Grand Town  Mandai Maros pada Senin 18 November 2020, menggunakan anggaran non-fisik pelayanan pariwisata Kemenparekraf RI.

Disbudpar Maros sejak Oktober telah giat melakukan seminar, hal ini dilakukan sebab minat pemuda-pemudi di Maros semakin baik untuk mempelajari tentang kebudayaan dan pariwisata di Maros. (*)

Bapenda Sulsel

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *