oleh

Lies F Nurdin Komitmen dan Sinergi Bantu Tekan Angka Stunting di Sulsel

SULSELONLINE.COM — Stunting atau kondisi gagal pertumbuhan pada anak telah merampas hak anak sejak usia dua tahun untuk mencapai potensi biologis penuh dan kemampuannya untuk hidup sehat. Hal itu disebabkan oleh kurangnya asupan nutrisi yang optimal pada anak sejak hari pertama kehidupannya, yang berdampak pada fisik anak.

Kurangnya asupan nutrisi tidak hanya berpengaruh pada pertumbuhan linier, tetapi juga proses lainnya. Seperti perkembangan otak dan sistem kekebalan tubuh yang berdampak pada produktivitas anak.

Karena konsekuensi yang cukup besar dari stunting yang berkembang selama awal kehidupan, dan fakta bahwa banyak dari dampak dari stunting ini tidak dapat diperbaiki di kemudian hari, maka komitmen untuk pencegahannya menjadi penting untuk dilakukan oleh seluruh sektor baik pemerintah, swasta maupun lembaga yang menaungi isu kesehatan anak.

Seperti komitmen yang ditunjukkan oleh Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), dalam percepatan pencegahan dan penanggulangan stunting pada anak di Sulsel.

Keseriusan Pemerintah Sulsel dalam menekan angka stunting dibuktikan dengan penurunan persentase stunting dalam lima tahun terakhir. Pada 2013, angka stunting di Sulsel mencapai 35,49 persen. Angka tersebut menurun 5,1 persen di tahun 2019 dengan persentase 30,6 persen.

“Capaian ini menempatkan Sulsel berada di posisi ke sebelas, jauh lebih baik dalam kurun lima tahun terakhir,” kata Ketua TP PKK Sulsel, Lies Nurdin, Sabtu, 21 November 2020.

Lies mengatakan, penyusunan program strategis dengan menyentuh seluruh pihak dalam mencegah pertumbuhan angka stunting, bentuk keseriusan PKK dalam merealisasikan pengurangan stunting di Sulsel.

“Satu langkah strategis adalah mensupport Posyandu dan penanggulangan stunting melalui koordinasi berjenjang dengan Ketua TP PKK di 24 Kabupaten Kota se-Sulsel,” kata Lies.

Lies F Nurdin Bangkitkan UMKM Lewat Aplikasi Digital

Bapenda Sulsel

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *