oleh

Tenaga Kesehatan Non-ASN Deklarasi Dukung Hatikita Keren di Pilkada Maros

SULSELONLINE.COM, MAROS — Aliansi Tenaga Kesehatan non-ASN (ATENNA) Maros melakukan deklarasi dukungan ke pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati nomor urut 2, Chaidir Syam dan Suhartina Bohari.

Acara deklarasi dukungan ini digelar di Hall Grand Town Maros, Selasa (24/11/2020).

Deklarasi dukungan dihadiri oleh masing-masing perwakilan bidang kesehatan, dari perawat hingga bidan. Acara ini dihadiri langsung Chaidir Syam dan Suhartina Bohari serta Ketua Tim Pemenangan Hatikita Keren, Andi M Irfan AB.

Deklarasi diawali dengan pidato politik Chaidir Syam dan Suhartina Bohari yang mengulas program kerja bidang kesehatan. Selanjutnya, disusul dengan pembacaan deklarasi dukungan oleh Koordinator ATENNA Maros, Amar Ma’ruf.

Ia menyampaikan bahwa Tenaga Kesehatan non-ASN di Maros sangat sejalan dengan program Hatikita Keren, utamanya dalam bidang kesehatan. Selain itu, Maros Keren juga bersedia melakukan kontrak politik dengan mereka.

“Hanya Maros Keren yang mau menerima gagasan kami sebagai Tenaga Kesehatan non-ASN dan mau melakukan kontrak politik. Maka kami mendukung, karena kami yakin nasib kami akan lebih baik,” ujarnya.

Ia menyebut, jumlah Tenaga Kesehatan non-ASN yang ada di Maros mencapai seribu orang tersebar di 14 kecamatan, dari supir ambulans hingga perawat dan bidan.

Mereka berjanji akan berjuang memenangkan Hatikita Keren di Pilkada Maros 9 Desember 2020, mendatang.

“Jumlah kami tidak sedikit, kami telah berkomitmen untuk memenangkan Hatikita Keren, yang menjadi kontrak politik hari ini juga akan kami kawal saat mereka sudah menjabat,” paparnya.

Sementara itu, Chaidir Syam menyampaikan 7 poin program Maros Keren di bidang kesehatan yang akan menjadi preoritas mereka saat terpilih. Seperti mengangkat perawat dan bidan desa dari non ASN yang bisa mengcover 500 orang.

“Kalau sesuai Permenkes, seribu orang untuk satu Tenaga Kesehatan, kami akan membuat setengahnya dari jumlah itu. Gajinya kita akan sesuaikan dengan UMP yang berlaku dan dianggarkan dari dana desa,” jelasnya.

Selain itu, Chaidir Syam juga berjanji akan meniadakan tenaga sukarela dan menggantinya menjadi Tenaga Harian Lepas yang akan di SK-kan oleh Bupati serta akan mengadakan satu ambulans untuk satu desa.

Tak hanya itu, Chaidir Syam juga akan mengaktifkan pelayanan cepat tanggap dan homecare yang tenaganya diperoleh dari Tenaga Kesehatan non-ASN di Maros. Hal ini dilakukan untuk menunjang program-program Indonesia sehat.

“Kami juga akan terus meningkatkan SDM tenaga kesahatan, baik yang sudah ASN maupun belum, dengan program pelatihan yang kami akan anggarkan sebagai program pendidikan dan latihan,” paparnya.

Sementara itu, Suhartina Bohari menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh Tenaga Kesehatan yang selama ini berjibaku melawan Covid-19.

Ia oun berjanji, pilihan politik yang telah diambil Tenaga Kesehatan-non ASN ini tak akan sia-sia dan akan menjadi kemenangan bersama.

“Kami ucapkan terima kasih tak terhingga kepada para Tenaga Kesehatan yang selama ini berjuang melawan Covid. Dukungan politik hari ini sungguh menjadi kekuatan buat kami untuk meraih kemenangan,” ucapnya.

Sebelumnya, Dewan Pimpinan Cabang Perkumpulan Masyarakat Maros (Pammai) juga memberikan dukungan ke paslon nomor urut 2, Chaidir Syam dan Suhartina Bohari. Sikap ini berbeda dengan dukungan pengurus pusat Pammai yang mendukung paslon lain. (*ad)

DPRD Kota Makassarl       Bapenda Sulsel

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *