oleh

Bebatuan Longsor Tutupi Jalur Jalan Layang Pattunuang Maros

SULSELONLINE.COM — Tanah longsor terjadi di daerah Pattunuang Asue Kecamatan Simbang Kabupaten Maros, Sabtu pagi (16/1/2021).

Material bebatuan yang longsor menutupi jalan poros Maros-Bone menyebabkan jalur jalan layang Pattunuang Maros terganggu.

Seorang warga setempat, Ahmad menyebut, kendaraan berbalik arah kembali ke Bone, karena jalanan tertutupi bebatuan.

Begitu juga kendaraan dari arah Makassar-Maros menuju Bone, berbalik arah kembali ke Maros, menempuh jalur Pangkep-Barru-Parepare.

Mereka memutar balik dan memilih lewat jalur Bulu Dua Barru atau lewat Parepare menuju ke arah Bone, Wajo dan Soppeng.

Longsor ini diduga diakibatkan gempabumi susulan berkekuatan magnitudo 5,1 yang terjadi di Sulawesi Barat pada pukul 06.32 pagi.

Getaran gempa berkedalaman 10 kilometer itu, memicu terjadinya longsor dan membuat material bebatuan di Pattunuang Maros, berjatuhan.

PPK 3.1 BBPJN Makassar, Leo Laetemia memperkirakan ada pergeseran tanah pasca gempa di Sulbar.

“Jadi ini pengaruhnya akibat gempa. Memang ada beberapa yang kondisinya tidak stabil karena duduk di batuan kapur,” jelasnya.

Kepala BPBD Maros, Fadli mengatakan, petugas harus berhati-hati dengan kemungkinan adanya longsor susulan, saat melakukan pembersihan material.

Saat ini pihaknya sementara melakukan pembersihan batu-batu yang menghalangi jalan dan membuka akses agar jalan bisa dilalui kendaraan.

“Tidak ada korban jiwa. Hanya saja memang terjadi kemacetan panjang akibat longsor ini. Kita berharap arus transportasi bisa berjalan normal kembali setelah pembersihan material di badan jalan sudah dibersihkan,” ujarnya, kepada wartawan.

Alat berat milik Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Maros diturunkan untuk melakukan pembersihan material longsor. (*)

Bapenda Sulsel       DPRD Kota Makassar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *