oleh

Update Gempa Sulbar: 15.000 Orang Mengungsi, Ini Kebutuhan Mendesak di Pengungsian

SULSELONLINE.COM — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyampaikan update terkini jumlah korban gempabumi Mamuju dan Majene, Sulawesi Barat (Sulbar).

Kepala BNPB, Doni Monardo mengatakan, hingga Sabtu 16 Januari 2021 pagi ini,  akibat gempa berkekuatan 6,2 magnitudo, kurang lebih 15.000 orang mengungsi.

“Terdapat 10 titik pengungsian di Kabupaten Majene dan 5 titik pengungsian di Kabupaten Mamuju,” ujarnya di Mamuju, Sabtu (16/1/2021).

Adapun titik pengungsian di Majene, antara lain di Desa Kota Tinggi, Desa Lombong, Desa Kayu Angin, Desa Petabean, Desa Deking, Desa Mekata, Desa Kabiraan, Desa Lakkading, Desa Lembang, dan Desa Limbua di Kecamatan Ulumanda, kemudian di Kecamatan Malunda serta Kecamatan Sendana.

Sedangkan titik pengungsian di Mamuju terdapat di Kecamatan Mamuju dan Kecamatan Simboro.

Kebutuhan mendesak di pengungsian saat ini adalah makanan, obat-obatan, dan perlengkapan kebutuhan lain pengungsi.

“Kebutuhan yang sangat diperlukan untuk masyarakat terdampak di Mamuju dan Majene mulai dari kebutuhan obat, perlengkapan operasi bagi korban luka, kebutuhan vitamin, makanan dan alat perlengkapan lain untuk masyarakat di pengungsian,” ungkapnya.

Sementara korban luka di Mamuju sekitar 200 orang, di Majene ada 69 orang. Korban meninggal dunia tercatat 43 orang, dengan rincian korban meninggal di Mamuju berjumlah 34 orang, sementara di Majene sebanyak 9 orang. (*)

Bapenda Sulsel       DPRD Kota Makassar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *