oleh

Bank Sulselbar Maros Dukung Petani Porang Melalui Pembiayaan

SULSELONLINE.COM — Tanaman porang sedang diminati, permintaan dari luar negeri mulai meningkat. Hal ini membuat sejumlah petani tertarik mengembangkannya.

Untuk mendukung hal tersebut, Bank Sulselbar Cabang Maros menyiapkan pembiayaan khusus untuk porang tahun ini.

Kredit yang diberikan mulai Rp 5 juta hingga Rp 25 juta tanpa jaminan.

Pimpinan Bank Sulselbar Cabang Maros, Hazjul mengatakan, pinjaman ini pola kemitraan, tidak sekadar meminjamkan modal namun ikut menemani petani berkembang.

“Jumlahnya bisa Rp 25 juta tanpa jaminan dengan sistem grace period atau pembayaran pokok setelah panen,” ujarnya, Rabu (20/1/2021).

Bank Sulselbar Cabang Maros bekerja sama Dinas Pertanian Pemkab Maros dan kelompok tani memberikan permodalan Kredit Usaha Rakyat (KUR) agar petani terbebas dari rentenir.

“Tahun lalu sudah kita lakukan di komoditas jagung di Kecamatan Tompobulu. Alhamdulillah, berhasil,” ungkapnya.

Meski melibatkan kelompok tani, dana pembiayaan tetap dikirim ke masing-masing petani. Hanya saja tidak sekaligus, melainkan disesuaikan kebutuhan.

Misalnya setiap hendak membeli bibit, dicairkan lagi. Begitu seterusnya di setiap tahapan.

Bank Sulselbar Cabang Maros mulai menggarap komoditas porang karena kantor pusat di Makassar juga sudah melakukan. Bahkan telah ada perjanjian kerja sama dengan perusahaan besar yang mengembangkan porang di Sidrap.

Hazjul menambahkan, Bank Sulselbar Cabang Maros intens melakukan sosialisasi bahwa bank ini tak hanya melayani PNS, bank ini juga terus bertransformasi, termasuk memperkuat layanan digital.

Semua layanan di bank pada umumnya juga disediakan di Bank Sulselbar, mulai dari kredit kepemilikan rumah dan kendaraan, multiguna dan lainnya.

Untuk diketahui, porang adalah tanaman umbi-umbian dengan nama latin Amorphophallus muelleri. Di beberapa daerah di Jawa, tanaman ini dikenal dengan nama iles-iles.

Porang biasanya dimanfaatkan dengan diolah menjadi tepung yang dipakai untuk bahan baku industri untuk kosmetik, pengental, lem, mie ramen dan campuran makanan. (*)

Pemkab Maros     Bapenda Sulsel     DPRD Kota Makassar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *