oleh

Bank Syariah Indonesia Bakal Beroperasi Februari dengan Aset Rp 214,65 Triliun

SULSELONLINE.COM — Bank Syariah Indonesia bakal beroperasi pada bulan Februari mendatang, dengan total aset Rp 214,65 triliun.

Bank Syariah Indonesia merupakan gabungan tiga bank syariah BUMN, yaitu PT Bank BRI Syariah, PT Bank BNI Syariah dan PT Bank Syariah Mandiri (BSM) .

Komisaris Bank Syariah Indonesia, Arif Rosyid Hasan mengatakan, gabungan tiga bank syariah BUMN itu menghasilkan total aset mencapai Rp 214,65 triliun.

Terdiri dari aset BSM Rp 114,40 miliar, BNI Syariah Rp 50,76 triliun, dan Bank BRI Syariah Rp 49,58 triliun.

Ia menyebut bank ini merupakan bank syariah terbesar di Indonesia, akan berdaya saing global dan memiliki potensi menjadi 10 bank syariah teratas secara global berdasarkan kapitalisasi pasar.

Bank syariah ini juga akan memiliki jaringan yang luas, didukung oleh lebih dari 1.200 cabang yang akan cukup untuk melayani permintaan pada tahun 2024.

“Pendapatan signifikan dan sinergi biaya ke depan yang akan memberikan hasil kontribusi positif bagi pertumbuhan bank hasil penggabungan,” ujarnya, mengutip media, Rabu (20/1/2021).

Sementara untuk gabungan pembiayaan, akan mencapai Rp 144,34 triliun dan DPK gabungan mencapai Rp 186,42 triliun. Adapun laba Q2-2020 digabung mencapai Rp 1,10 triliun.

“Gabungan bank ini sudah sejak 2015 namun baru terealisasi di 2020,” ungkapnya.

Ia juga mengatakan, gabungan bank syariah BUMN ini akan memiliki kemampuan untuk merambah perusahaan besar yang didukung oleh produk syariah baru yang mampu bersaing secara global dan menjanjikan bisnis baru.

Ia menegaskan akan terus mendukung Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) seperti yang sudah dilakukan selama ini.

Proyeksi dana yang akan disalurkan pun mencapai Rp 53,83 triliun. Adapun persentase penyaluran bagi UMKM dari tiga bank syariah yang merger ini diproyeksikan akan mencapai 23 persen pada Desember 2021 dari total pembiayaan.

“Dukungan bagi UMKM tidak akan kendor, karena merekalah tulang punggung perekonomian nasional. Kalau anak muda di Bank Syariah ada 72,5 persen,” ungkapnya. (*)

 

Pemkab Maros     Bapenda Sulsel     DPRD Kota Makassar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *