oleh

Korban Gempa Sulbar Juga Mengungsi di Maros

SULSELONLINE.COM — Belasan warga Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), yang terdampak gempa bumi 6,2 magnitudo, juga mengungsi di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Kebanyakan dari mereka mengungsi di rumah keluarga dan kerabat dekatnya, di antaranya di rumah warga di Lingkungan Balluballu Kelurahan Taroada Kecamatan Turukale Kabupaten Maros.

Seorang pengungsi korban gemba Sulbar, Yusran mengaku sudah 3 hari mengungsi di rumah sanak keluarganya di Maros.

Ia bersama beberapa orang lainnya terpaksa mengungsi ke daerah ini akibat rumahnya yang terletak di Kecamatan Tappalang Kabupaten Mamuju, rusak parah akibat gempa bumi.

“Sesaat setelah gempa dini hari, kami mengungsi di gunung karena takut terjadi tsunami. Selama di gunung, kami hanya menggunakan tenda darurat. Rumah saya atapnya roboh akibat gempa,” ungkapnya, melalui kabar.news, Kamis (21/1/2021).

Ia dan beberapa pengungsi lain baru berani turun dari tempat pengungsiannya seteleh tim SAR tiba. Ia kemudian meminta tumpangam mobil tim relawan untuk ikut ke Maros.

“Kami datang hanya membawa beberapa lembar pakaian, yang mampu saya selamatkan hanya surat-surat penting di rumah,” katanya.

Pemilik rumah, H Suardi mengatakan, korban gempa Sulbar yang mengungsi di rumahnya sebanyak 15 orang, terdiri dari 7 orang dewasa dan 8 anak-anak, satu di antaranya balita berumur 3 bulan.

“Saudara saya satu orang, ia mengajak ipar dan sanak keluarganya di sana untuk ikut mengungsi di sini. Meraka datang dua hari setelah terjadinya gempa,” ujarnya.

Ia mengaku dengan senang hati menampung korban gempa di rumahnya. Ia dan tetangga-tetangganya bahkan secara sukarela menyedikan kebutuhan para pengungsi, seperti pakaian dan makanan sehari-hari.

“Alhamdulillah tetangga banyak yang bantu. Rencananya masih ada sekitar 10 orang yang akan datang menyusul.” jelasnya. (*)

Pemkab Maros     Bapenda Sulsel     DPRD Kota Makassar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *