oleh

Pemkab Maros Lakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat sebagai Upaya Memutus Penyebaran Covid-19

SULSELONLINE.COM — Pemkab Maros melakukan pembatasan kegiatan masyarakat sebagai upaya memutus penyebaran Covid-19.

Hal itu tertuang dalam surat edaran yang ditandatangani oleh Bupati Maros, Ir HM Hatta Rahman MM.

Langkah ini diambil karena perkembangan kasus Covid-19 di beberapa kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan terus bertambah.

Hatta Rahman menyampaikan, konsistensi masyarakat dalam mematuhi aturan yang ditetapkan pemerintah harus ditingkatkan.

“Untuk pengendalian pandemi ini, kita tentu harus konsisten dalam mematuhi protokol kesehatan yang berlaku. Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat kita lakukan demi kebaikan bersama,” ujarnya, Kamis (21/1/2021).

Dalam surat edaran nomor 440.4.1/2/DINKES tersebut, di antaranya menyebutkan pembatasan jam operasional untuk pusat perbelanjaan, mall, toko, restoran, cafe, warung makan, warung kopi dan fasilitas lainnya mulai pukul 06.00 sampai pukul 20.00 Wita.

Pengawasan ketat penerapan protokol kesehatan terhadap objek wisata, hotel dan area publik lainya.

Pelaksanaan hajatan pernikahan, syukuran, pengajian, kebaktian dan kegiatan lainnya yang menyebabkan kerumunan agar dilaksanakan siang hari dengan protokol kesehatan yang ketat.

“Kalau di masjid maupun di gereja jamaah juga harus mematuhi protokol kesehatan. Patuhi 3M yakni mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak. Sekolah belum dibuka, kita masih harus melaksanakan pembelajaran secara daring,” jelasnya.

Penerapan pembatasan kegiatan masyarakat ini berlaku 20 Januari hingga 2 Februari 2021 dan akan ditinjau lagi setelahnya. (*)

Pemkab Maros     Bapenda Sulsel     DPRD Kota Makassar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *