oleh

Anak yang Gugat Ayah Kandung Rp 3 Miliar Meninggal Pembengkakan Jantung

SULSELONLINE.COM — Kasus hukum menggegerkan terjadi di Bandung, Jawa Barat. Seorang ayah yang sudah sepuh digugat anak dan menantunya.

Pria bernama RE Koswara (85) bersama kedua anaknya bernama Imas dan Hamidah, digugat ganti rugi Rp 3 miliar.

Gugatan miliaran rupiah anak kepada orang tuanya itu datang dari anak keduanya, Deden bersama istrinya, Nining, dalam kasus sengketa tanah.

Kedua penggugat menunjuk Masitoh yang berprofesi sebagai pengacara sebagai kuasa hukum. Masitoh adalah anak ketiga dari Koswara.

Di tengah proses persidangan yang sedang berlangsung, Masitoh dilaporkan meninggal dunia pada Senin 18 Januari 2021, sehari sebelum sidang gugatan sang kakak kepada ayahnya digelar di PN Kelas IA Khusus Bandung.

Masitoh meninggal karena mengalami pembengkakan jantung.

Kabar ini dibenarkan rekan sesama pengacara dari Masitoh, Musa Darwin Pane. Ia mengatakan Masitoh sudah dimakamkan.

“Betul, rekan saya Masitoh meninggal dunia hari Senin 18 Januari karena sakit jantung,” ujarnya, dikutip dari Radarcirebon.com, Jumat (22/1/2021).

Ia menjelaskan posisi Masitoh bukan sebagai penggugat. Almarhumah hanya kuasa hukum dari Deden dan Nining.

“Masitoh dengan Deden ini adik kakak, yang digugat orang tua, adik dan kakaknya gara-gara sewa tempat dibatalkan sepihak,” ungkapnya.

Sidang gugatan ini digelar pada Selasa 19 Januari 2021. Dalam persidangan terungkap Deden menggugat Koswara lantaran tidak terima perjanjian sewa lahan untuk warungnya di tanah milik tergugat dibatalkan secara sepihak.

Lahan Koswara yang merupakan peninggalan orangtuanya seluas 3.000 meter persegi berlokasi di Jalan AH Nasution Bandung.

Di atas sebagian lahan tersebut, Deden mendirikan warung dengan perjanjian sewa.

Koswara memutuskan membatalkan perjanjian sewa itu dengan alasan ingin menjual lahan tersebut. Hasilnya akan dibagikan kepada para ahli waris.

“Saya khawatir takut ada apa-apa. Apalagi tanahnya bukan punya saya saja, masih ada adik-adik saya sebagai ahli waris. Mereka mau minta tanahnya dijual,” jelasnya.

Dalam gugatannya, Deden dan Nining meminta ganti rugi sebesar Rp 3 miliar jika harus pindah.

Selain itu, Koswara, Imas serta Hamidah diharuskan membayar ganti rugi materiil Rp 20 juta dan immateriil Rp 200 juta.

Koswara mengaku kecewa dengan kasus hukum yang menimpanya karena ulah anaknya, Deden dan Masitoh serta menantunya, Nining.

Dia mengaku sebenarnya ingin menikmati masa tua dengan tenang.

Kasus hukum seorang ayah yang sudah sepuh digugat anak dan menantunya ini menjadi perhatian publik dan viral di media sosial. (*)

Bapenda Sulsel       DPRD Kota Makassar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *