oleh

Curhat Kerinduan Deva Rachman Istri Kedua Syekh Ali Jaber

SULSELONLINE.COM — Kepergian Syekh Ali Jaber tentu masih meninggalkan luka mendalam untuk keluarga yang ditinggal, termasuk istrinya.

Deva Rachman, istri kedua dari pemuka agama itu baru-baru ini mengungkapkan kerinduannya di media sosial.

Dalam cuitannya yang viral, ia berharap jika mereka akan bertemu lagi di surga.

Syekh Ali Jaber meninggal dunia di usia 44 tahun. Pria kelahiran Madinah Arab Saudi tersebut meninggalkan dua istri dan dua anak, ada yang masih ada di kandungan.

Selamat jalan, sayangku Syaikhuna Ali Jaber….sampai bertemu di jannah in sha Allah…Aamiin..Ahlul Jannah, alhul quran..alhamdulillah innalillahi rojiuun,” tulisnya pada Kamis 14 Januari 2021.

Beberapa hari kemudian, Deva Rachman meninggalkan cuitan lain yang menunjukkan kesedihannya setelah ditinggal pergi Syekh Ali Jaber.

Kali ini mengaku merindukan sosok pria yang dikenal sebagai juri Hafiz Indonesia.

“Ketika yang tercinta pergi, kemana harus mengucapkan rindu? Ke Allah. Takdir itu indah, semua sudah tertulis 50 ribu tahun sebelum bumi ini diciptakan. Jangan terlalu bersedih, karena janji Allah benar, tiket kita sama, insha Allah kita PASTI bertemu lagi. Alhamdulillah,” tulisnya pada 17 Januari 2021.

Setelah cuitannya viral, sosok Deva Rachman jadi perbincangan.

Dilaporkan bahwa wanita yang juga merupakan sepupu Sandiaga Uno itu pernah menjabat sebagai Public Sector Senior Adviser di Prospera, Secretary General Indonesia -Kuwait & Qatar Business Council Indonesia -Kuwait Business Council.

Wanita lulusan Universitas Indonesia dan Northwestern University-Kellogg School of Management tersebut juga sempat menjadi Head of Corporate Communications Group, National Corporate Affairs Manager Coca-Cola Amatil Indonesia dan Development Public and Government Affairs Manager di ExxonMobil Oil Indonesia.

Sementara saat ini ia bekerja sebagai public sector senior adviser di Prospera.

Deva Rachman merupakan anak dari Prof Arief Rachman, tokoh nasional yang selama ini konsen di dunia pendidikan. (*)

Pemkab Maros     Bapenda Sulsel     DPRD Kota Makassar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *