oleh

Sri Mulyani Ungkap Dana Pemda Mengendap Hingga Rp 94 Triliun

SULSELONLINE.COM — Pemerintah daerah (pemda) belum mampu mengakselerasi belanja tahunannya. Sampai akhir tahun 2020 lalu, pemda masih membiarkan dana sebesar Rp 94 triliun mengendap di perbankan.

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati mengimbau pemda lebih maksimal memanfaatkan anggaran belanja tahun 2021 ini.

“Jumlah itu sedikit lebih baik dibandingkan 2019 yang ada pada posisi Rp 101,5 triliun,” ujarnya dalam raker bersama Dewan Perwakilan Daerah (DPD) di Jakarta, beberapa hari lalu.

Sebulan sebelumnya, dana pemda pada rekening kas umum daerah (RKUD) juga lebih banyak ketimbang posisi Desember 2020. Nominalnya mencapai Rp 218,6 triliun.

Menurut Menteri Keuangan, berkurangnya dana yang mengendap dari November ke Desember itu menunjukkan bahwa pemda mengakselerasi belanja pada kuartal IV.

“Pada triwulan IV 2020 itu, pemda menarik sebagian besar simpanan di bank untuk merealisasikan belanja,” imbuh mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia tersebut.

Awal bulan ini, pemerintah pusat sudah kembali mentransfer dana ke pemda. Karena itu, Kemenkeu bakal memantau realisasi dana transfer tersebut supaya terakselerasi dengan baik.

“Kita mungkin perlu memikirkan cara agar dana ini bisa dipergunakan secara jauh lebih produktif sehingga bisa memacu perekonomian masing-masing daerah,” jelasnya.

Realisasi anggaran transfer ke daerah dan dana desa (TKDD) hingga akhir tahun lalu tercatat Rp 762,5 triliun atau 99,8 persen dari pagu Rp 763,9 triliun. Sementara itu, realisasi transfer ke daerah mencapai Rp 691,4 triliun atau 99,8 persen dari pagu Rp 692,7 triliun.

Realisasi dana desa per Desember 2020 mencapai Rp 71,1 triliun atau 99,9 persen dari pagu Rp 71,2 triliun.

“Transfer ke daerah realisasinya turun 7 persen dari 2019 yang sebesar Rp 643,2 triliun,” paparnya, mengutip Fajar, Jumat (22/1/2021). (*)

– Realisasi TKDD 2020: Rp 762,5 triliun (99,8 persen dari pagu Rp763,9 triliun)
– Realisasi Program PEN pada TKDD

Insentif nakes daerah: Rp 9,55 triliun
BLT dana desa: Rp 22,78 triliun
Pinjaman daerah: Rp 18,76 triliun
Hibah pemda: Rp 2,26 triliun
Cadangan DAK fisik: Rp 7,29 triliun
DID pemulihan: Rp 4,95 triliun

 

Pemkab Maros     Bapenda Sulsel     DPRD Kota Makassar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *