oleh

Pemerintah Lanjutkan Bantuan Kuota Internet dan BLT UMKM hingga Kartu Prakerja

SULSELONLINE.COM — Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Anwar Makarim memastikan bantuan kuota data untuk siswa, guru, mahasiswa dan dosen kembali diberikan tahun ini.

Nadiem Anwar Makarim memastikan bantuan kuota data untuk siswa, guru, mahasiswa dan dosen kembali diberikan tahun ini.

“Seperti yang kita ketahui bantuan subsidi kuota kabar gembira akan dilanjutkan untuk bulan Maret, April dan Mei untuk 2021,” ujarnya, mengutip media, Minggu (24/1/2021).

Ia memastikan bantuan kuota data untuk siswa, guru, mahasiswa dan dosen kembali diberikan tahun ini.

Diketahui, tahun 2020 pemerintah mengalokasikan Rp 7,2 triliun untuk bantuan kuota data kepada guru, siswa, dosen dan mahasiswa selama empat bulan, yakni dari September hingga Desember.

Tahapan penyaluran bantuan kuota data internet tersebut dilaksanakan selama dua tahap setiap bulan

Alokasi kuota yang diberikan yakni untuk peserta didik PAUD sebanyak 20 GB/bulan, peserta didik jenjang pendidikan dasar dan menengah 35 GB/bulan, pendidik pada PAUD.

Jenjang pendidikan dasar dan menengah 42 GB/bulan, serta untuk mahasiswa dan dosen 50 GB/bulan. Seluruhnya mendapatkan kuota umum sebesar 5 GB/bulan, sisanya adalah untuk kuota belajar.

Selain itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menilai masyarakat kelas menengah punya potensi besar untuk menggenjot ekonomi dalam negeri.

Utamanya dengan meningkatkan demand kelas menengah.

Untuk itu, pemerintah akan terus melanjutkan program bantuan sosial (bansos) dan insentif bagi pengusaha UMKM. Sementara kartu prakerja juga akan dilanjutkan bagi masyarakat yang terkena PHK. Hal ini dilakukan agar daya beli meningkat.

Program Banpres Produktif Usaha Mikro atau BLT UMKM akan dilanjutkan tahun ini.

Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki membeberkan enam program kementeriannya pada 2021. Antara lain bidang perkoperasian, usaha mikro, UKM, kewirausahaan, penyaluran dana bergulir, dan penguatan pemasaran produk.

Rencana Program Banpres Produktif Usaha Mikro Tahun 2021, Kementerian Koperasi dan UKM telah berikirim surat ke Kementerian Keuangan perihal Usulan Lanjutan Program Banpres Produktif Pelaku Usaha Mikro TA. 2021, usulan penambahan anggaran sebesar Rp 28.800.000.000.000.

Jumlah itu ditargetkan menyasar 12 juta Usaha Mikro yang akan diberikan dana bantuan langsung sebesar Rp2,4 juta.

Penyaluran Banpres akan diprioritaskan dari aspek pemerataan antar daerah dan yang belum menerima bantuan Banpres dan Bagi yang sudah mendapatkan bantuan Banpres akan diarahkan untuk mengakses pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Mikro.

Sementara itu, terkait kartu prakerja, saat ini di media sosial sedang marak penipuan informasi pembukaan Gelombang 12 kartu prakerja.

Banyak pula beredar website tidak resmi yang mengatasnamakan program kartu prakerja.

Jadi, pastikan tidak memberikan data pribadi seperti Nomor Induk Kependudukan, nomor Kartu Keluarga, nomor HP, alamat email, atau data pribadi lainnya kepada pihak yang tidak bertanggung jawab.

Melalui postingan Instagram @kemnaker, menegaskan, pembukaan gelombang 12 akan diumumkan melalui media sosial resmi Kartu Prakerja, di www.prakerja.go.id. (*)

Bapenda Sulsel       DPRD Kota Makassar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *