oleh

Rapsel Ali Siap Pimpin Aksi Penyelamatan Pulau Kakabia Kepulauan Selayar

SULSELONLINE.COM — Sengketa Pulau Kakabia antara Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar dengan Pemerintah Kabupaten Buton Selatan semakin memanas.

Pemda Buton Selatan yang baru pemekaran beberapa tahun lalu dan mencaplok Pulau Kakabia berencana membangun pemukiman dan rumah nelayan di pulau terluar Kabupaten Kepulauan Selayar tersebut.

Hal ini memicu reaksi keras dari Anggota DPR RI, Muhammad Rapsel Ali.

Putra daerah Sulawesi Selatan itu beranggapan tindakan Pemda Buton Selatan yang mencaplok Pulau Kakabia jelas melanggar Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 2011 tentang Administrasi Wilayah Pulau Kakabia.

“Untuk menghindari hal hal yang kurang baik ke depan karena menyangkut masalah kedaulatan batas wilayah daerah Sulsel merupakan harkat martabat wibawa daerah, Gubernur Sultra, Ali Mazi sebaiknya memberi teguran kepada Pemda Buton Selatan agar mematuhi peraturan Undang Undang,” ujar legislator dari Fraksi Partai Nasdem itu, melalui rilis media, Rabu (27/1/2021).

Muhammad Rapsel Ali yang merupakan menantu Wakil Presiden, KH Ma’ruf  Amin ini menegaskan bahwa Kemendagri sudah memutuskan untuk kembali ke Permendagri Nomor 45 Tahun 2011 .

“Kementerian Dalam Negeri sudah memutuskan untuk kembali ke Permendagri 45 sebagaimana amanah Mahkamah Konstitusi yang mengembalikan sengketa tersebut kepada Kemendagri sesuai kewenangan Undang Undang. Saya tegaskan kepada Pemkab Buton Selatan untuk menghentikan segala kegiatan di Pulau Kakabia. Jika terus dilakukan maka saya juga akan melakukan tindakan penyelamatan terhadap aset daerah Sulsel yang berada di wilayah perairan Kabupaten Kepulauan Selayar ini,” tegasnya.

Pulau Kakabia sesuai Permendagri Nomor 45 Tahun 2011 menegaskan masuk wilayah administrasi Kepulauan Selayar dan ditegaskan dengan Undang Undang Nomor 29 Tahun 1959 tentang pembentukan Daerah Tingkat II di Sulawesi. (*)

Bapenda Sulsel       DPRD Kota Makassar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *