oleh

Disebut Calon Ketua Golkar, Ashabul Kahfi Bilang Suhartina Bohari Kader Tulen PAN

SULSELONLINE.COM – Nama Haji Suhartina Bohari atau akrab disapa Haji Tina disebut-sebut masuk bursa sebagai calon Ketua Golkar Maros yang saat ini sedang dimpin oleh ketua sementara Rahman Pina.

Tidak mengiyakan namun tidak membantah, Haji Tina membiarkan kabar tersebut berhembus.

Selain nama Haji Tina, sejumlah nama bakal calon ketua mulai ramai disebut masuk bursa menjelang Musyawarah Daerah DPD II Partai Golkar Kabupaten Maros.

Ada nama kader internal, adapula nama tokoh eksternal.

Di antaranya, mantan Ketua Golkar Maros, Andi Patarai Amir. Mantan Kadis PU Maros, Andi Ilham Nadjamuddin, calon Bupati Maros usungan Partai Golkar, Andi Tajerimin, Anggota DPRD Maros, Taufiq Malik dan Sekretaris Golkar Maros, Anwar Abdullah.

Suhartina Bohari diketahui adalah kader Partai Amanat Nasional (PAN).

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Sulawesi Selatan, Ashabul Kahfi, menanggapi salah satu kadernya yang disebut akan hengkang dari PAN ke Golkar.

Ia  menyampaikan Suhartina Bohari adalah kader PAN yang mempunyai kemurnian setara emas 24 karat.

Anggota DPR RI ini mengungkapkan kesetiaan Suhartina Bohari telah teruji dalam membesarkan Partai berlambang matahari terbit itu di Kabupaten Maros.

Hal itu disampaikan menanggapi isu yang berkembang mengenai nama kadernya, Suhartina Bohari, disebut-sebut masuk bursa calon Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Maros.

“Saya ingin menegaskan bahwa Ibu Suhartina adalah kader PAN 24 karat. Beliau memang membangun karier politiknya sejak awal melalui PAN,” ujar Ashabul Kahfi, Selasa (29/12/2020).

Ia juga menyampaikan, ada tiga kader PAN terpilih sebagai calon bupati dan calon wakil bupati dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020 di Sulawesi Selatan.

Selain Suhartina Bohari dan Chaidir Syam, ada calon Wakil Bupati Bulukumba terpilih, Andi Edy Manaf.

Mengutip tribun-timue.com, Ashabul Kahfi mengatakan, bagi PAN, salah satu tugas utama parpol adalah melakukan rekrutmen politik.

Kaderisasi terus dijalankan secara berjenjang dan berkesinambungan oleh PAN.

Sehingga, ketika masyarakat mempercayakan kader PAN mengisi jabatan politik baik di eksekutif maupun legislatif, mereka telah siap.

“Bagi PAN, melahirkan dan membesarkan kader sendiri adalah strategi yang kami pilih,” paparnya.

Sementara, Suhartina Bohari yang dikonfirmasi belum memberikan jawaban pasti, ia meminta didoakan diberikan yang terbaik ke depan.

Perempuan kelahiran Maros 13 Juli 1981 dua periode menjadi Anggota DPRD Maros dari Fraksi PAN. Periode 2009-2014 serta periode 2014-2019.

Dalam Pilkada Maros 2020, ia berpasangan Chaidir Syam yang juga kader PAN.

Pasangan Chaidir Syam-Suhartina Bohari diusung oleh PAN (6 kursi), PBB (1 kursi), PPP (2 Kursi), dan Hanura (4 kursi).

Suhartina Bohari adalah calon Wakil Bupati Maros terpilih mendampingi Chaidir Syam.

Calon Bupati Maros terpilih, Chaidir Syam, pernah duduk sebagai anggota DPRD Maros selama tiga periode dari fraksi PAN.

Chaidir Syam pertama kali masuk ke DPRD, pada tahun 2008 sebagai legislator PAW menggantikan Tenri Sompa yang mundur karena pindah partai.

Pada periode 2014-2019, Chaidir Syam menjabat Ketua DPRD Maros.

Pada pemilihan legislatif 2019, Chaidir Syam kembali terpilih dan ditunjuk menjadi Wakil Ketua DPRD Maros, namun mundur pada September 2020 karena mengikuti Pilkada. (alm)

Cawabup Maros Terpilih Suhartina Bohari Masuk Bursa Calon Ketua Golkar

Pemprov Sulsel     Bapenda Sulsel     DPRD Kota Makassar     Pemkab Maros

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *