oleh

Viral: Pengantin Dievakuasi dengan Perahu Karet Saat Terjebak Banjir di Palopo

SULSELONLINE.COM — Sepasang pengantin dievakuasi dengan perahu karet saat terjebak banjir di Palopo.

Video evakuasi mereka viral setelah diunggah sejumlah akun di media sosial.

Pasangan itu melangsungkan pernikahan di tengah banjir yang melanda Kelurahan Salubattang Kecamatan Telluwanua Kota Palopo, peristiwa itu terjadi Sabtu 16 Januari 2021.

Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palopo mengevakuasi pasangan pengantin tersebut.

Kepala BPBD Palopo, Anthonius Dengen mengatakan, pihaknya mengevakuasi setelah mendapatkan informasi dari pihak keluarga pengantin.

Mereka menghubungi BPBD untuk meminta pertolongan karena terjebak banjir.

“Tinggi banjirnya 60 centimeter, sampai lutut lutut orang dewasa,” ujarnya, Rabu (20/1/2021).

Pihak keluarga pengantin disebut kebingungan karena pengantin perempuan akan dibawa ke rumah pengantin laki-laki untuk melaksanakan prosesi adat pernikahan selanjutnya di Kecamatan Larompong Selatan Kabupaten Luwu.

“Tim saya utus satu regu untuk sediakan operasional, perahu karet untuk evakuasi,” jelasnya.

BPBD Palopo melaporkan terjadi banjir di beberapa kelurahan di Kecamatan Telluwanua, akibat tingginya intensitas hujan dalam beberapa hari terakhir.

Lokasi evakuasi pengantin juga disebut berada di dataran rendah, sehingga sering jadi langganan banjir.

Saat evakuasi berlangsung, banjir disebut tidak terlalu tinggi. Namun ketinggian banjir diprediksi bertambah jika hujan berlangsung selama berhari-hari ke depan.

Apalagi jika air Sungai Salubattang meluap.

“Sekarang ini airnya juga sudah perlahan-lahan sudah surut,” jelasnya.

BPBD Palopo melaporkan mengimbau masyarakat agar cepat melapor ke petugas BPBD atau pemerintah setempat jika mendapat informasi bencana di lingkungannya.

“Supaya kita bisa dengan cepat bergerak dan meminimalisir dampak bencana yang bisa saja terjadi,” katanya, melalui IDN Times. (*)

Pemkab Maros     Bapenda Sulsel     DPRD Kota Makassar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *