MAROS — Bupati Maros, Chaidir Syam, meninjau Instalasi Pengolahan Air (IPA) Tanralili yang masih beroperasi normal di tengah kondisi kekeringan yang melanda wilayah Maros.

Chaidir mengatakan, IPA Tanralili masih mampu beroperasi dengan kapasitas 60 liter per detik. Namun, kekeringan yang menyebabkan debit Sungai Lekopancing menurun membuat IPA Pattontongan terpaksa menghentikan operasionalnya.

“Alhamdulillah, hari ini saya meninjau langsung IPA Tanralili yang masih beroperasi normal. Namun, akibat kekeringan Sungai Lekopancing, IPA Pattontongan saat ini terpaksa berhenti beroperasi,” ujar Chaidir dalam keterangannya.

Dari empat IPA yang dimiliki Kabupaten Maros, saat ini dua di antaranya masih berfungsi, yakni IPA Bantimurung dengan kapasitas 120 liter per detik dan IPA Tanralili 60 liter per detik.

Pemerintah Kabupaten Maros terus menyiapkan langkah mitigasi untuk menjaga ketersediaan dan suplai air bersih bagi masyarakat selama kondisi kekeringan berlangsung.

Chaidir juga mengimbau masyarakat menggunakan air secara bijak dan bersama-sama menjaga ketersediaan air bersih.

“Mari kita bersama-sama berdoa semoga El Nino ini segera berlalu dan kondisi kembali normal. Tetap bijak menggunakan air bersih dan mari saling menjaga,” pesannya.(*)