MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar menyiapkan program pernikahan massal gratis bagi 210 pasangan dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Makassar ke-419.
Program yang digelar Dinas Sosial Kota Makassar tersebut diprioritaskan bagi masyarakat kurang mampu yang masuk dalam desil 1 hingga desil 5.
Berbeda dengan program isbat nikah yang sebelumnya digelar, nikah massal kali ini terbuka bagi pasangan yang belum pernah menikah maupun pasangan yang pernah menikah dan telah bercerai.
“Ini nikah massal, jadi yang belum pernah nikah bisa. Yang pernah nikah juga bisa, kalau sudah cerai. Yang penting ada surat cerainya,” kata Andi Bukti saat diwawancarai, Selasa (29/9/2026), di Rumah Jabatan Wali Kota Makassar.
Andi Bukti menjelaskan, Pemerintah Kota Makassar telah menyurati seluruh camat agar informasi mengenai program tersebut diteruskan hingga tingkat kelurahan. Langkah itu dilakukan untuk menjangkau masyarakat yang memenuhi kriteria dan membutuhkan fasilitasi untuk melangsungkan pernikahan secara resmi.
Pendaftaran Dibuka hingga 16 Oktober
Pendaftaran nikah massal gratis tersebut dibuka mulai 28 September hingga 16 Oktober 2026. Calon peserta dapat mendaftarkan diri melalui aplikasi LONTARA+ dengan mengakses formulir pendaftaran yang telah disediakan.
Setelah mendaftar, calon peserta akan menjalani proses asesmen. Peserta yang memenuhi persyaratan selanjutnya akan diarahkan ke Kantor Urusan Agama (KUA) untuk menjalani proses administrasi dan pelaksanaan pernikahan.
“Sekarang langkah pertama, kita sudah menyurat ke para camat untuk disebarluaskan, khususnya kepada masyarakat kurang mampu desil 1 sampai desil 5,” ujarnya.
Dapat Pakaian Pengantin dan Uang Transportasi
Antusiasme masyarakat terhadap program tersebut disebut cukup tinggi. Selain memfasilitasi proses pernikahan, Pemkot Makassar juga menyiapkan sejumlah fasilitas pendukung bagi pasangan yang mengikuti nikah massal.
Fasilitas tersebut antara lain pakaian pengantin, uang transportasi, serta goodie bag yang rencananya diberikan saat seremoni pernikahan.
“Pada resepsi nanti ada fasilitas untuk pengantin. Rencananya kita kasih uang transport, mungkin juga goodie bag dan pakaian pengantin,” jelas Andi Bukti.
Program ini juga tidak hanya diperuntukkan bagi masyarakat yang tinggal di wilayah daratan Kota Makassar. Warga yang bermukim di wilayah kepulauan juga memiliki kesempatan yang sama untuk mengikuti program tersebut.
“Semua, termasuk warga pulau,” tegasnya.
Lokasi Masih Disiapkan
Untuk lokasi pelaksanaan, Dinas Sosial Kota Makassar masih mencari tempat yang mampu menampung seluruh peserta dalam jumlah besar.
Pelaksanaan nikah massal ditargetkan berlangsung sebelum puncak peringatan HUT Kota Makassar ke-419 pada November 2026.
Pemkot Makassar berharap program tersebut dapat membantu masyarakat kurang mampu memperoleh akses terhadap pernikahan yang sah secara resmi sekaligus mengurangi beban biaya yang harus dikeluarkan pasangan.
Bagi masyarakat yang memenuhi kriteria, kesempatan untuk mengikuti program nikah massal gratis tersebut masih terbuka hingga 16 Oktober 2026 melalui kanal pendaftaran yang telah disiapkan Pemerintah Kota Makassar.(*)

Tinggalkan Balasan