SULSELONLINE.COM, MAROS – Kebakaran lahan terjadi di Dusun Bululabbu Desa Toddopulia Kecamatan Tanralili Kabupaten Maros, pada Sabtu 26 September 2026.
Kobaran api yang membakar lahan kering semakin membesar akibat hembusan angin kencang. Kondisi tersebut membuat api merembet hingga mendekati bahkan membakar bagian tembok pagar perusahaan PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk di wilayah Tanralili.
Humas Damkar Maros, M. Ilham Halim, mengatakan kebakaran awalnya terjadi di lahan yang berada di sekitar area PT Japfa. Petugas kemudian mendapat laporan bahwa kobaran api semakin mendekati pagar perusahaan.
“Awalnya kebakaran lahan di sekitar Japfa. Karena angin cukup kencang, api membesar dan mulai merembet ke arah tembok pagar,” ujarnya.
Petugas pemadam kebakaran melakukan pemadaman pada lahan yang terbakar dan kemudian melakukan upaya blokade di sekitar tembok untuk mencegah api masuk ke dalam area perusahaan.
Sebanyak dua unit armada pemadam kebakaran dikerahkan untuk menangani kebakaran tersebut. Satu armada berasal dari sektor Tanralili, sementara satu armada lainnya didatangkan dari Markas Komando (Mako) Damkar Maros.
“Total ada dua armada dengan delapan personel. Satu dari sektor Tanralili dan satu dari Mako,” jelasnya.
Kuatnya hembusan angin sempat membuat kobaran api membesar dan mendekati area perusahaan. Petugas pun harus bekerja cepat melakukan pemadaman sekaligus mencegah api merembet lebih jauh.
Bahkan kebakaran lahan ini membuat petugas bekerja ekstra, proses pemadaman berlangsung cukup lama, sejak laporan masuk pada pukul 11:22, petugas langsung ke lokasi kebakaran dan melakukan pemadaman pada pukul 11:53 wita dan pemadaman selesai pada jam 20:46 Wita.
Setelah dilakukan pemadaman dan pembasahan di sekitar lokasi, kobaran api akhirnya berhasil dikendalikan. Petugas juga melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala.
“Luas areal yang terbakar diperkirakan 5 hektar. Dugaan sementara, kebakaran awal disebabkan kelalaian warga,” tambahnya.
Damkar Maros senantiasa mengimbau warga agar berhati-hati dan sebaiknya menghindari membakar lahan atau pun tumpukan sampah di area yang banyak vegetasi kering, sebab cuaca panas dan angin kencang dapat membuat api cepat merambat dan kebakaran meluas. (**)

Tinggalkan Balasan