MAKASSAR — Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan (Zulhas) kembali melantik Ashabul Kahfi sebagai Ketua DPW PAN Sulawesi Selatan (Sulsel) untuk periode 2026–2031.
Pelantikan yang berlangsung meriah itu digelar di Phinisi Ballroom Hotel Claro, Makassar, Rabu (7/10/2026) siang. Prosesi tersebut dirangkaikan dengan pengukuhan pengurus DPD PAN di 24 kabupaten/kota se-Sulsel.
Dalam kesempatan itu, Zulhas membakar semangat ribuan kader yang memadati lokasi pelantikan. Ia sekaligus memasang target besar bagi PAN Sulsel menghadapi Pemilu 2029.
Zulhas menginstruksikan seluruh pengurus dan kader PAN Sulsel untuk meningkatkan perolehan kursi di DPR RI. Dari tiga kursi yang dimiliki saat ini, ia menargetkan PAN mampu merebut enam kursi DPR RI pada Pemilu 2029.
“Sulsel itu targetnya enam kursi, sudah saya hitung. Kita harus kembalikan kejayaan PAN di Sulsel,” tegas Zulhas.
Ia juga menyampaikan optimisme PAN dapat menembus posisi tiga besar secara nasional pada Pemilu 2029. Menurut dia, target tersebut dapat dicapai jika seluruh kader bekerja keras dan bertarung secara ksatria.
Di tengah arahannya, Zulhas sempat berseloroh mengenai konstelasi politik nasional. Ia menyebut Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia sebagai sahabat baik sekaligus mitra koalisi di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
“Pak Bahlil itu sahabat baik saya, satu visi dan pintar. Tapi PAN juga punya ketua umum yang pintar dan petarung. Percayalah, kita sudah punya resepnya untuk masuk tiga besar,” ujar Zulhas, yang disambut gelak tawa dan tepuk tangan peserta.
Selain berbicara mengenai target elektoral, Zulhas memberikan arahan terkait sikap politik kader PAN di daerah. Ia meminta seluruh pengurus dan kader PAN Sulsel mendukung kinerja gubernur, bupati, dan wali kota.
Menurut Zulhas, kader PAN harus mampu menempatkan diri sebagai ksatria dalam menjalankan fungsi politiknya. Ia mengingatkan kader agar tidak melontarkan kritik destruktif melalui media massa maupun menggelar demonstrasi di jalanan tanpa menawarkan solusi.
“Jangan jadi seperti suporter bola di luar lapangan yang cuma teriak-teriak. Kalau ada masukan penting, datang langsung, minta waktu, dan paparkan konsepnya kepada kepala daerah. Tujuan kita berpartai adalah agar kehidupan rakyat jadi lebih baik,” pungkasnya.
Pelantikan pengurus DPW PAN Sulsel tersebut turut dirangkaikan dengan pelantikan pengurus DPW Perempuan Amanat Nasional (PUAN) Sulsel oleh Ketua Umum DPP PUAN Farah Puteri Nahlia.
Ashabul Kahfi Kembali Pimpin PAN Sulsel
Terpisah, Ashabul Kahfi menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepercayaan yang kembali diberikan kepadanya untuk memimpin PAN Sulsel.
Anggota DPR RI itu mengatakan, amanah tersebut menjadi catatan tersendiri dalam perjalanan kepemimpinannya di PAN Sulsel. Pelantikan kali ini sekaligus menandai periode kelima Ashabul Kahfi dipercaya menakhodai partai berlambang matahari tersebut di Sulsel.
“Saya menyampaikan terima kasih setinggi-tingginya kepada Ketua Umum, seluruh jajaran DPP, serta saudaraku pengurus DPD se-Sulsel atas amanah ini. Ini merupakan periode kelima saya dipercaya jadi Ketua DPW PAN Sulsel,” ujar Ashabul Kahfi.
Ia mengakui amanah tersebut membawa tanggung jawab besar untuk membawa PAN Sulsel semakin maju. Karena itu, Ashabul Kahfi berkomitmen menjaga kepercayaan tersebut melalui kerja keras dan konsolidasi partai secara berkelanjutan.
Dalam kepengurusan periode 2026–2031, Ashabul Kahfi didampingi Bupati Maros Chaidir Syam yang dipercaya menjabat sebagai Sekretaris DPW PAN Sulsel.
Duet kepemimpinan tersebut akan menggerakkan mesin partai dan memperkuat konsolidasi PAN hingga ke tingkat desa.(*)

Tinggalkan Balasan