Sulselonline.com –Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gowa menerima kunjungan kerja Komisi I DPRD Kota Baubau, Sulawesi Selatan di Ruang Kerja Sekda Gowa, Kantor Bupati Gowa, Selasa, (27/10).
Andy Azis pada kesempatan ini berbagi cara Pemerintah Kabupaten Gowa mengatasi kemiskinan ekstrem. Dirinya menjelaskan bahwa pengentasan kemiskinan ekstrem di Kabupaten Gowa dilakukan dengan cara kolaborasi.
“Kami tidak kerja sendiri dalam menangani kemiskinan ekstrem ini. Untuk mengintervensi masyarakat miskin ekstrem ini kita libatkan semua SKPD, Baznas, pelaku usaha, pengembang dan perbankan yang ada di Kabupaten Gowa,” ujarnya.
Andy Azis mengatakan bahwa para pimpinan SKPD di Pemerintah Kabupaten Gowa menjadi orang tua asuh bagi masyarakat miskin ekstrem. SKPD membantu masyarakat miskin ekstrem untuk bisa keluar dari kemiskinan.
Orang tua asuh membantu masyarakat miskin ekstrem untuk mendapatkan pekerjaan dan membuka usaha sesuai dengan minat dan kemampuan, misalnya diberikan bantuan perbengkelan, peternakan, perikanan dan bantuan alat untuk membuka usaha.
“Di SKPD ada yang memiliki program untuk kemiskin misalnya pemberian bantuan peternakan, perikanan atau bioflok, dan pemberian bantuan alat berusaha, inilah yang kita fokuskan pada kemiskinan eksrem,” jelasnya.
Lanjut Andy Azis, Pemerintah Kabupaten Gowa juga mengajak ASN untuk berinfaq dan bersedekah melalui Baznas. Infaq dan sedekah ASN ini akan disalurkan oleh Baznas untuk membantu masyarakat miskin ekatrem.
Selain itu, masyarakat miskin ekstrem di Kabupaten Gowa juga dibantu untuk mendapatkan tempat tinggal yang layak. Pemkab Gowa mengajak partisiapsi pengusaha dan pengembang untuk mengahdirikan hunian yang layak bagi masyarakat miskin ekstrem.
“Kita memberikan data kepada pengusaha, kemudian disurvei apa yang layak dibantukan. Ada beberapa yang dibangunkan rumah layak huni,” jelasnya.
Selain fokus pada peningkatan pendapatan dan hunian layak, dalam pengentasan kemiskinan ekstrem Pemkab Gowa juga fokus pada peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui pendidikan dengan pemberian seragam sekolah gratis bagi siswa baru SD dan SMP.
“Kami juga fokus pada pendidikan, bukan hanyak formal tapi juga non formal. Kita melakukan edukasi kepada orang tua agar tidak ada anak putus sekolah,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Kota Baubau, Masri mengatakan kedatangannya Kabupaten Gowa untuk memperoleh informasi terkait dengan penanganan kemiskinan ekstrem. Dirinya berharap mendapat ada kiat-kiat yang dilakukan Pemkab Gowa dalam pengentasan kemiskinan ekstrem.
Dirinya juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan atas penerimaan Pemerintah Kabupaten Gowa dan informasi terkait pengentasan kemiskinan ekstrem yang didaptakan sangat bermanfaat.
“Kami tertarik dengan pengentasan kemiskinan ekstrem di Kabupatem Gowa dan bagaimana kiat-kita Pemerintah Kabupaten Gowa manangani kemiskinan ekstrem,” ungkapnya.
Turut hadir mendampingi Sekda Gowa, Inspektur Inspektorat Daerah Kabupaten Gowa, Syahrul Syahrir, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kabupaten Gowa, Sujjadan, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Gowa, Syamhari Rasyid, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Gowa, drg. Rahmawati Jalil.(JN)

Tinggalkan Balasan