MAKASSAR –  Hari sumpah pemuda menjadi momen bagi IKA SPENSA 2002 menggelar kegiatan Sunday Morning: Talk show Entrepreneurship bekerjasama dengan PP IKA SPENSA Makassar, Ahad, 29 Oktober 2023, di Warkop Jeep Jl. Jenderal Sudirman.

Talkshow ini bertema “Sukses di dunia entrepreneurship: Peluang, Tantangan, dan Strategi”. Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan ini Dr. A. Rahmawati Amiruddin, S.E., M. Si. (Akademisi), Ir. H. Mursalim (Praktisi), dan Andi Erwin Nyompa, S.E. (Organisasi Entrepreneur).

Ketua panitia Andim Yusransdi S.Kom. dari angkatan 2002 SPENSA Makassar, mengungkapkan, kegiatan ini selain sebagai ajang silaturrahmi bagi anggota IKA SPENSA Makassar, dan sebagai sharing pengetahuan dan pengalaman bagi anggota IKA SPENSA, baik yang sudah bergelut atau akan memulai berwirausaha tentang bagaimana agar sukses di dunia entrepreneurship.

Doktor Ekonomi A. Rahmawati Amiruddin yang juga Ketum IKA SPENSA Makassar, mengatakan, seorang entrepreneur mesti melek dan bisa memanfaatkan teknologi untuk menunjang wirausahanya, karena tantangan dan persaingan yang dihadapi di era industry 4.0 dan society 5.0 serta maraknya AI (artificial intelligent) begitu besar dan ketat. “Seorang entrepreneur harus bisa mengubah sebuah tantangan menjadi sebuah peluang untuk bisa sukses”, pungkasnya.

Ir. H. Mursalim yang dikenal sebagai praktisi usaha rumput laut dan Sekjen Asosiasi Rumput Laut Indonesia (ARLI), mengungkapkan bahwa kerja keras, giat dan tekun merupakan bekal penting dalam berwirausaha. Mursalim menekankan untuk jangan takut terhadap resiko yang dihadapi.

Jatuh bangun dalam meraih sukses adalah hal yang bisa dalam berwirausaha. Selain itu, Mursalim juga membagi pengalaman sukses dalam dunia usaha rumput laut yang ditekuni.

Andi Erwin Nyompa, S.E. atau akrab di sapa Enyo yang juga mantan Ketua Umum HIPMI Makassar (2003-2008) dalam kesempatan ini mengungkap pengalamannya sebagai pengusaha dan mempimpin organisasi pengusaha. Enyo mengungkapkan salah satu modal utama yang harus dimiliki oleh seorang pengusaha adalah keberanian. “Seorang pengusaha harus berani dalam menghadapi tantangan yang dihadapi dan bisa melihat potensi peluang yang ada”, ungkapnya.

Kegiatan yang berlangsung serius tapi santai ini juga diisi dengan sesi tanya-jawab. Salah satu penanya (Fuad dari angkatan 2002) menanyakan tentang bagaimana memulai usaha ditengah tantangan dan persaingan yang ketat, dan bagaimana strategi yang perlu diterapkan di era saat ini dimana teknologi memainkan peran yang sangat penting.

Kegiatan yang dihadiri oleh anggota IKA SPENSA dari angkatan 76 hingga 2002, ditutup dengan sesi foto bersama.(*)