SULSELONLINE.COM — Honda Super One belum banyak terlihat di jalanan Indonesia, tetapi kuota penjualannya untuk tahun ini sudah ludes. Hingga kini, pemesanan mobil listrik tersebut bahkan telah menembus lebih dari 180 unit.
Sales & Marketing and After Sales Director PT Honda Prospect Motor (HPM) Yusak Billy mengatakan, Indonesia mendapat alokasi awal 100 unit Honda Super One untuk 2026.
“Pemesanan Super One sudah di atas 180 unit,” kata Billy saat dihubungi detikOto, Rabu (26/8/2026).
Setelah kuota 100 unit terpenuhi, Honda belum memastikan tambahan unit yang akan dialokasikan untuk pasar Indonesia. Mayoritas pemesan berasal dari Jabodetabek sebesar 35 persen, disusul Jawa Barat 23 persen.
Untuk pilihan warna, Luminous Gray Metallic menjadi yang paling diminati dengan 55 persen pemesanan, diikuti Boost Violet Pearl 30 persen dan Crystal Black Pearl 15 persen.
Honda Super One mengusung konsep Pocket Rocket, dengan sejumlah fitur yang menawarkan sensasi berkendara khas Honda, seperti BOOST Mode, Simulated 7-Speed Shift, Virtual Engine Sound, ban Yokohama ADVAN Fleva, Sound System BOSE, serta Magic Seat.
Mobil listrik ini dibekali baterai 29,6 kWh dengan jarak tempuh hingga 274 kilometer. Pengisian menggunakan charger biasa membutuhkan sekitar 4,5 jam, sedangkan fast charging sekitar 30 menit.
Super One juga dilengkapi Honda Power Supply Connector yang mampu menghasilkan daya AC hingga 1.500 watt untuk mengoperasikan perangkat listrik atau menjadi sumber listrik cadangan saat kondisi darurat.
Honda memasarkan Super One dengan harga Rp438 juta on the road (OTR) Jakarta. Model ini diimpor utuh atau CBU dari Jepang, dengan pengiriman kepada konsumen dilakukan mulai Agustus 2026.
Di Jepang, Honda Super One telah mencatat lebih dari 12.000 pemesanan dalam dua bulan sejak diluncurkan.(*)

Tinggalkan Balasan