SULSELONLINE.COM – Pemerintah tengah mematangkan skema insentif kendaraan listrik yang telah disetujui Presiden Prabowo Subianto, dengan merek lokal seperti Alva dan Gesits sebagai penerimanya.
Kebijakan insentif terbukti efektif mendorong pasar, di mana penyaluran bantuan pembelian motor listrik melonjak 442% dari 11.532 unit pada 2023 menjadi 62.541 unit pada 2024.
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang menegaskan Indonesia memiliki fondasi manufaktur yang kuat dengan total investasi industri perakitan kendaraan listrik mencapai Rp30,468 triliun.
Kapasitas produksi nasional mencakup 2,511 juta unit per tahun untuk roda dua dan tiga (69 perusahaan), 409.860 unit untuk roda empat (14 perusahaan), serta 7.500 unit untuk kendaraan komersial (10 perusahaan).
Peluncuran Motor Listrik Nasional (MoLiNas) oleh Presiden Prabowo di fasilitas ALVA, Cikarang, menjadi momentum krusial untuk memperkuat ekosistem dari hulu ke hilir.
Melalui semangat Indonesia Incorporated, pemerintah berfokus meningkatkan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) dan mendorong Indonesia agar tidak sekadar menjadi pasar, melainkan basis produksi kendaraan listrik berdaya saing global.(*)

Tinggalkan Balasan