Media Amerika Serikat (AS), the Financial Times yang pertama kali melaporkan keputusan ini menyebutkan keputusan Puma untuk mengeluarkan tim sepak bola nasional Israel dari portofolio sponsornya dibuat karena alasan keuangan. Menurut catatan internal tersebut, Puma akan segera mengumumkan kemitraan baru dengan tim ternama.
“Sementara menandatangani kontrak dengan dua tim nasional lain, termasuk satu tim pernyataan baru yang akan diumumkan tahun ini dan 2024, kontrak dengan beberapa federasi seperti Serbia dan Israel akan berakhir pada 2024,” kata juru bicara dalam pernyataan tertulisnya, Selasa (12/12/2023).
Kemitraan antara Puma, yang merupakan merek olahraga terbesar ketiga di dunia dan tim Israel telah memicu kemarahan internasional dan menyerukan boikot total terhadap semua produk Puma. Para aktivis menuduh Puma mendukung permukiman Israel di Tepi Barat, yang dianggap ilegal oleh sebagian besar komunitas internasional, karena IFA mencakup klub-klub yang bermarkas di permukiman tersebut.
Namun Puma telah berulang kali menolak klaim tersebut. Puma mengatakan, mereka hanya mensponsori tim nasional dan tidak terlibat dalam aktivitas tingkat klub.

Tinggalkan Balasan