SULSELONLINE.COM – Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyebut DPR RI menyetujui permohonan pemberian Kewarganegaraan Republik Indonesia kepada pemain bola Kevin Diks, Noa Johanna Christina Cornelia Leatomu dan Estella Raquel Loupattij. Mereka pemain bola keturunan Indonesia.

“Apakah permohonan pertimbangan dan pemberian Kewarganegaraan Republik Indonesia atas nama saudara Kevin Diks, saudari Nia Johanna Christina Cornelia Leatomu dan saudari Estella Raquel Loupattij, dapat disetujui?” tanya Dasco diikuti persetujuan seluruh peserta sidang Rapat Paripurna DPR RI di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Selasa (5/11/2024).

Keputusan pemberian naturalisasi tersebut sebelumnya juga telah disetujui di Komisi X dan Komisi XIII.

Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo menyampaikan naturalisasi ketiga atlet tersebut merupakan bagian dari strategi Indonesia dalam menghadapi berbagai pertandingan sepak bola kedepannya.

Sebagai informasi, naturalisasi ini dilakukan agar Indonesia semakin siap menghadapi FIFA World Cup 2026 Asian Qualifiers Round 3 Tahun 2024 dan 2025, ASEAN Mitsubishi Electric Cup 2024, AFC Asian Cup Saudi Arabia 2027 serta untuk target ranking 100 besar FIFA (10 besar Asia)-FIFA Matchday.

Sedangkan naturalisasi Noa Johanna Christina Cornelia Leatomu dan Estella Raquel Loupattij diperlukan untuk penguatan pada petandingan AFF Women’s Cup 2024 yang diadakan pada November dan Desember, memperkuat pertandingan AFC U20 Asian Cup 2026 Qualifiers Round 1 dan Round 2 di tahun 2025, dan FIFA Women Match Day 2025, meningkatkan jumlah kemenangan di turnamen Asia dan menduduki peringkat 5 besar di Asia, lolos AFC Women Asian Cup 2026.

Kevin Diks lahir pada 6 Oktober 1996 di Apeldoorn, sebuah wilayah administratif di Belanda. Ia memulai karier sepak bola dari klub lokal VIOS Vaassen. Lalu bergabung di klub kota kelahirannya AGOVV Apeldoorn.

Tahun 2005, Diks masuk ke tim muda Vitesse dan mendapat tempat tempat di tim senior Vitesse pada 2014. Penampilannya yang gemiliang di Vitesse membuat klub Serie A, Fiorentina tertarik.

Fiorentina menontrak Diks 5 tahun. Dua musim di Fiorentina Diks gagal mendapat tempat utama sehingga ia dipinjamkan kembali ke Vitesse.

Tanggal 4 Juli 2017, Kevin bergabung ke Feyenoord dengan status pinjaman selama satu musim. Kevin pun berhasil memenangkan final Piala KNVB 2017–2018 dengan skor 3–0 melawan AZ Alkmaar.

Diks kembali merumput di Serie A bergabung dengan Empoli pada 31 Januari 2019. Setelah bermain di Empoli, Diks kembali dipinjamkan ke ke klub Superliga Denmark, AGF untuk musim 2019–2020.

Pada 31 Agustus 2020, pinjaman tersebut diperbarui untuk musim 2020–2021. Kevin Diks tidak memperbarui kontraknya. Ia lalu ke Denmark dan menandatangi kontrak empat tahun dengan Copenhagen, pada 5 Juli 2021.

Diks bukan pemain sembarangan, sejak muda ia sudah memperkuat timnas Belanda di tiga usia berbeda, yakni Timnas Belanda U-19,  U-20, dan terakhir Timnas Belanda U-21.

Di FC Copenhagen, Diks berhasil merebut tiga trofi juara yaitu dua gelar Danish Superliga dan satu Danish Cup.

Diks akan menjadi pemain Indonesia yang mencatatkan laga terbanyak di Liga Champions, yakni 17 penampilan.

Pemain yang berposisi asli sebagai bek kanan ini pernah merasakan berhadapan dengan klub-klub besar Eropa seperti melawan Manchester City dan Bayern Munchen.(*)