Makassar – Musyawarah Wilayah (Muswil) PKB Sulawesi Selatan menetapkan lima kandidat untuk diajukan sebagai calon Ketua DPW PKB Sulsel periode 2026–2031. Sesuai tata tertib, minimal tiga dan maksimal lima nama harus dikirim ke DPP untuk menjalani uji kelayakan dan kepatutan.
Muswil berlangsung di Hotel Arya Duta Makassar, Senin (8/12). Lima nama yang ditetapkan yaitu Ketua DPW petahana Azhar Arsyad, Sekretaris DPW Muhammad Haekal, Anggota DPR RI Syamsurizal, Anggota DPRD Sulsel Fadillah Fakhriana, dan Zulfikar Limolang.
“Itu akan diusulkan ke DPP. Nanti DPP melakukan fit and proper test, setelah itu barulah ditetapkan siapa ketua DPW PKB Sulsel,” ujar Sekretaris DPW PKB Sulsel, Muhammad Haekal.
Haekal menegaskan Muswil hanya menetapkan calon ketua tanfidz, calon pengurus, dan calon Dewan Syuro. Keputusan final berada di tangan DPP. Penetapan lima nama juga bukan hasil voting, melainkan berdasarkan penilaian kinerja oleh DPP. Peserta Muswil pun sepakat tidak menambah kandidat lain.
“Bahkan ada yang mengusulkan satu nama saja. Namun karena tata tertib mengharuskan lebih dari satu, maka ditetapkan lima,” jelas Haekal.
Muswil PKB Sulsel dibuka langsung Wakil Ketua DPP, Cucun Ahmad Syamsurijal. Ia memuji kinerja DPW PKB Sulsel yang dinilai berprestasi, terutama peningkatan kursi DPR RI serta naiknya jumlah kursi DPRD kabupaten/kota dari 51 menjadi 69.
Cucun turut menilai para kader Sulsel solid dan masih menginginkan Azhar memimpin kembali. Meski demikian, aturan tetap mewajibkan lebih dari satu kandidat untuk dikirim ke DPP.
“Semua kompak dan solid. Tetapi bagaimanapun hasil Muswil akan saya bawa ke DPP untuk diputuskan,” ucapnya.
Proses uji kelayakan ditargetkan segera rampung sehingga pelantikan ketua DPW se-Indonesia dapat digelar serentak pada awal 2026 di Jakarta, sebelum pengukuhan pengurus dilakukan di masing-masing wilayah.(*)

Tinggalkan Balasan