SULSELONLINE.COM – Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan (Kopumdag) Maros menemukan sejumlah produk Minyak Kita yang tidak sesuai dengan takaran yang tertera di kemasan.

Kepala Dinas Kopumdag Maros, Agtustam, mengungkapkan bahwa temuan ini didapat setelah pihaknya melakukan pengukuran ulang atau tera di beberapa kios pedagang di Pasar Tramo Maros.

“Hasil pengukuran menunjukkan ada minyak yang volumenya kurang dari 1.000 ml, bahkan ada yang lebih,” jelasnya, Senin (24/3/2024).

Ia merinci bahwa Minyak Kita dari PT Fikom Mitra Sejati hanya berisi 980 ml, sementara produk dari CV Ole Indo dan Kusuma Mukti Remaja lebih sedikit lagi, yaitu 970 ml. Sebaliknya, produk PT Tanjung Sarana Lestari yang dijual oleh Bulog justru melebihi takaran, yakni 1.020 ml.

Menindaklanjuti temuan tersebut, pihaknya segera melaporkannya ke Kementerian Perdagangan karena berkaitan langsung dengan produsen.

“Temuan ini sudah ditindaklanjuti oleh kementerian, bahkan aparat hukum juga telah mengambil langkah penggerebekan dan tindakan lainnya,” tambah Agtustam.

Mantan Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan ini menegaskan bahwa pihaknya tidak memiliki kewenangan untuk menarik produk dari peredaran.

“Kami bukan produsen, jadi yang bisa kami lakukan hanya melaporkan agar pihak berwenang mengambil tindakan lebih lanjut,” jelasnya.

Sebelumnya, sejumlah pedagang di Pasar Tramo Maros menerima keluhan dari pembeli terkait ketidaksesuaian takaran minyak yang mereka beli.

Salah seorang pedagang, Muhammad Sidiq, mengatakan banyak pelanggan yang mengukur kembali minyak yang dibeli dan menemukan selisih cukup signifikan. Beberapa pembeli melaporkan bahwa kemasan 1 liter hanya berisi 750 ml, sedangkan kemasan 5 liter dalam jirigen hanya berisi 4 liter.

“Pembeli mengeluh kepada kami. Ada yang membeli 1 liter, tetapi isinya hanya 750 ml. Ada juga yang membeli ukuran 5 liter, tetapi isinya hanya 4 liter. Kami tidak tahu-menahu karena hanya mengambil dari supplier,” ujarnya, Senin (10/3/2025).

Selain ketidaksesuaian takaran, Sidiq juga mengungkapkan bahwa harga Minyak Kita lebih tinggi dibandingkan harga yang ditetapkan pemerintah. Untuk ukuran 1 liter, minyak ini dijual seharga Rp18 ribu, ukuran 2 liter berkisar Rp37-38 ribu, dan ukuran 5 liter mencapai Rp85 ribu.

“Harganya memang sudah tinggi dari supplier, dan yang paling banyak dibeli adalah yang ukuran 5 liter,” tambahnya.(*)