GOWA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa terus menunjukkan komitmennya dalam menekan angka kemiskinan ekstrem. Salah satu upaya yang dilakukan yakni melalui program bedah rumah bagi keluarga miskin ekstrem (KME) di sejumlah wilayah, Kamis (8/1/2026).
Kunjungan tersebut dipimpin langsung Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang. Adapun warga yang dikunjungi di antaranya Gassing Daeng Leo dan Sangkala Jowa di Kecamatan Bajeng Barat, serta Baco Daeng Maling di Kecamatan Bontonompo Selatan.
Dalam kegiatan itu, Bupati Gowa didampingi Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Gowa Fajaruddin, Sekretaris Dinas Sosial, Sekretaris Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Gowa, Camat Bajeng Barat, Camat Bontonompo Selatan, Baznas Gowa, Sahabat Lacak, serta sejumlah perwakilan SKPD lingkup Pemkab Gowa.
Husniah tampak mengenakan kemeja putih bergaris abu-abu dipadukan dengan jas rompi dan kerudung abu-abu. Ia langsung menyapa dan berdialog dengan warga miskin ekstrem yang dikunjungi.
“Hari ini kita kembali mengunjungi masyarakat kita,” kata Husniah.
Setelah melihat langsung kondisi di lapangan, Husniah menyampaikan bahwa pemerintah daerah bersama Baznas Gowa akan memberikan bantuan rumah layak huni kepada Gassing Daeng Leo dan Baco Daeng Maling. Selain itu, pemerintah juga menyalurkan berbagai bantuan penunjang kebutuhan hidup.
“Selain bantuan rumah layak huni, kami juga menyalurkan sejumlah bantuan sembako,” ujarnya.
Bantuan yang diberikan meliputi paket sembako, peralatan dapur, modal usaha, etalase warung, hingga bantuan ternak. Husniah juga memastikan pelayanan kesehatan bagi penerima bantuan terus dipantau oleh pihak Puskesmas, serta pendampingan pendidikan bagi anak-anak turut menjadi perhatian pemerintah.
“Kami akan terus melakukan intervensi kepada masyarakat agar target dalam menekan angka kemiskinan ekstrem di Gowa bisa segera terwujud,” jelas Ketua DPW PAN Sulsel tersebut.
Dalam kesempatan itu, Husniah juga meninjau hasil bantuan bedah rumah milik keluarga Sangkala Jowa. Selain itu, kembali diserahkan bantuan sembako hasil kerja sama aparatur sipil negara (ASN) dengan Baznas Gowa.
Salah satu penerima bantuan, Nurinah, anak dari Gassing Daeng Leo, mengaku bersyukur atas perhatian pemerintah daerah. “Alhamdulillah, saya tidak bisa berkata apa-apa selain bersyukur dan berterima kasih. Bantuan yang diberikan sangat banyak dan Insya Allah sangat bermanfaat bagi kami sekeluarga,” ungkapnya.
Hal serupa disampaikan Baco Daeng Maling. Menurutnya, bantuan rumah layak huni dan ternak bebek yang diberikan pemerintah sangat membantu kehidupannya. “Alhamdulillah, sehari-hari saya hanya menjual jala ikan, sehingga bantuan dari pemerintah sangat bermakna bagi kami,” ucapnya sambil tersenyum. (*)

Tinggalkan Balasan