MAKASSAR – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sulawesi Selatan memperkuat kinerja Unit Pelaksana Teknis Pendapatan (UPTP) dengan menurunkan aparatur sipil negara (ASN) dari kantor pusat ke sejumlah daerah di Sulsel.

Langkah tersebut dilakukan untuk mendukung optimalisasi pendataan dan penagihan pendapatan daerah di seluruh wilayah. Pada gelombang pertama, sebanyak 15 ASN mulai bertugas di UPTP sejak 1 Agustus hingga 1 September 2026.

Kepala Bapenda Sulsel, Andi Winarno Eka Putra, mengatakan penugasan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kinerja UPT Bapenda Sulsel dalam mengoptimalkan penerimaan daerah.

“Kami menurunkan tim untuk memperkuat UPT di seluruh Sulsel berdasarkan arahan dari Bapak Gubernur Sulsel,” kata Andi Winarno saat memberikan arahan kepada seluruh jajaran Bapenda Sulsel pekan lalu.

Menurutnya, kehadiran tim dari kantor pusat diharapkan mampu memperkuat proses pendataan wajib pajak, mempercepat penagihan, serta meningkatkan koordinasi antara kantor pusat dan UPTP di daerah.

Program pendampingan tersebut juga menjadi bagian dari strategi Bapenda Sulsel dalam mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat sekaligus mendorong peningkatan realisasi pendapatan daerah di seluruh kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan.

Saat ini Bapenda Sulsel menggelar Gebyar Pendapatan periode Juli-Desember yang menyiapkan hadiah utama berupa satu mobil, 3 paket umroh, 13 sepeda motor, 40 mesin cuci. 60 kulkas, 40 televisi, dan 40 sepeda.(lim)