SULSELONLINE.COM, MAKASSAR – Efek pandemi Covid 19 hingga kini masih dirasakan pelaku UMKM.

Ditambah naiknya harga berbagai kebutuhan membuat pelaku UMKM di Kota Makassar semakin kesulitan.

Untuk menghadapi tantangan tersebut, tim pengabdian Jurusan Administrasi Niaga Politeknik Negeri Ujung Pandang menggelar kegiatan pengabdian bekerja sama Dapur Difa, di Kecamatan Wajo,  Minggu, 31 Juli 2022 lalu.

Dapur Difa merupakan usaha mikro  yang memproduksi olahan kacang  yang dirintis oleh Ibu Risma.

Kegiatan ini diharapkan memberikan peningkatan pengetahuan mulai aspek keuangan, media pemasaran instragram, pembiayaan bisnis, dan surat bisnis kepada mitra.

Acara dibuka Dr Sumatriani selaku ketua pengabdian mewakili ketua jurusan yang berhalangan hadir. Dalam sambutannya, Dr Sumatriani memotivasi pelaku umkm agar tidak berhenti belajar dalam rangka mengembangkan usaha yang dijalani.

 Salah-satu-tim-pengabdian-Jurusan-Administrasi-Niaga-Politeknik-Negeri-Ujung-Pandang-membawakan-materi-di-Kecamatan-Wajo-Minggu-31-Juli

Salah-satu-tim-pengabdian-Jurusan-Administrasi-Niaga-Politeknik-Negeri-Ujung-Pandang-membawakan-materi-di-Kecamatan-Wajo-Minggu-31-Juli

Dosen program studi D4 administrasi bisnis Ahmadi Usman  SE, MApp juga hadir sebagi pemateri.

Para peserta antusias memperhatikan penjelasan pemateri.

Peserta juga antusias bertanya seputar materi media pemasaran dengan Instagram, menghitung harga pokok produksi, dan menyusun laba rugi serta posisi keuangan untuk usaha umkm.

Kegiatan pengabdian ini juga melibatkan dua mahasiswa dari program studi D4 Administrasi Bisnis, Hasna dan Eka Safitri.

Mereka diharapkan bisa megambil pembelajaran bagaimana membantu pelaku UMKM.(*)