SULSELONLINE.COM — Jalan Trans Sulawesi yang menghubungkan antara Kabupaten Maros-Pangkep, tepatnya di Kelurahan Maccini Baji Kecamatan Lau, ditutup sementara.

Penutupan jalan ini dilakukan sekaitan dengan pengerjaan pergeseran jembatan rel kereta api yang melintasi jalan poros tersebut.

Pergeseran jembatan rel kereta api ini dipantau Bupati Maros, Chaidir Syam bersama sejumlah pejabat Forkopimda dan kepala dinas terkait.

Kapolres Maros, AKBP Awaludin Amin, mengatakan penutupan sementara jalan tersebut berlangsung sekitar 5 jam.

“Penutupan jalan dimulai pada Rabu malam, pukul 23.00 Wita, 31 Agustus 2022 hingga Kamis dini hari, pukul 04.00 Wita, 1 September 2022,” ujarnya.

Sejumlah petugas dari Kepolisian, TNI, Bidang Perhubungan Maros, Balai Besar Pengelola Kereta Api (BPKA) Sulsel serta pihak terkait lainnya terlihat dalam pergeseran jembatan yang menghubungkan jalur dari Barru, Pangkep hingga ke Maros ini.

Mereka mengarahkan para pengndara kendaraan kecil masuk ke jalur Escape Road yang telah disediakan. Sementara kendaraan besar seperti truk telah disiapkan tempat parkir.

Kepala BPKA Sulsel, Amanna Gappa mengatakan, jembatan yang memiliki panjang 63 meter ini digeser kurang lebih 40 meter, dengan berat total 326 ton.

“Pergeseran jembatan ini menggunakan 2 buah Hydrolic Launcher, masing-masing dengan kekuatan 250 ton,” ungkapnya.

Untuk pemilihan desain jembatan yang menggunakan baja, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Balai Besar Jalan. Sebab ada rencana pengembangan jalan di bawah jembatan.

Dengan teknologi baja, akan memudahkan untuk dimodifikasi di bawahnya. Kalau menggunakan beton akan sulit melakukan penyesuaian lagi saat ada rencana pengembangan jalan.

Sementara tipe baja jembatan yang digunakan, yakni Welded Through Truss (WTT) 60 atau baja rangka tertutup.

“Hanya satu jembatan rel kereta api. Inilah nanti yang menghubungkan Kabupaten Pangkep dengan Maros. Dengan dilakukannya penggeseran ini, progres pengerjaan rel KA di Maros sudah mendekati 95 persen,” tambahnya.

Ia berharap target finalisasi sampai proses operasi pada Oktober 2022 dapat dicapai. Untuk tahapa pertama pengoperasian kereta api ini sepanjang 71 kilometer dari stasiun Maros menuju stasiun Barru.