SULSELONLINE.COM — Untuk membantu pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri (isoman), pemilik Bubur Ayam Alan Jaya, Gufron Lana, menggratiskan sebagian dagangannya setiap hari.
“Kemampuan saya masih terbatas, jadi hari ini saja hanya mampu mengirimkan 120 porsi bubur untuk yang isoman,” ujar Gufron, Jumat (9/7/2021).
Awalnya, warga Babakan Ciparay, Kota Bandung, ini melihat satu per satu tetangganya terpapar Covid-19. Namun, belum ada bantuan dari pemerintah.
Lalu ibu-ibu majelis taklim di daerahnya gotong royong untuk menyediakan pangan. Ia pun turut ambil bagian di dalamnya sejak awal pandemi.
Berjalannya waktu, Gufron membantu warga yang isoman dengan jarak maksimal 2 kilometer dari outletnya. Kemudian ia memperluas bantuannya menjadi 10 kilometer per hari.
Untuk mendapatkan bantuan ini, caranya sederhana. Warga yang tengah isoman hanya perlu chat WhatsApp ke nomor 085156526257.
Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi. Yakni melampirkan foto swab/PCR positif, beradius 10 kilometer dari outlet, dan hanya selama PPKM Darurat.
“Outlet kami ada di Jalan Terusan Suryani No 30 RT/RW: 06/03 Kelurahan Warung Muncang Kecamatan Bandung Kulon, Bandung,” ungkap Gufron.
Nantinya, paket yang berisi bubur ayam campur kacang goreng, bawang, cakwe, ayam, dan kerupuk ini akan dikirimkan dengan ojek online.
“Untuk ongkos kirim ojek onlinenya ditanggung penerima,” tutur dia seperti dikutip dari Kompas.com, Minggu (11/7/2021).
Hal yang sama dilakukan pemilik Bubur Ayam Legenda Majapahit, Semarang, Jawa Tengah menggratiskan sebagian dagangannya setiap hari untuk pasien Covid-19.
Pemilik membagikan bubur gratis itu untuk pasien yang sedang menjalani isolasi mandiri (isoman).
Hal itu membuat pemilik sampai kewalahan melayani. Bahkan handphone (HP)-nya tak terus berdering tiap menit.
Sebuah warung di Batang, Jawa Tengah memberikan makanan gratis untuk penderita COVID-19 . Pemilik warung rela mengantarkan makanan ke rumah-rumah warga yang sedang isolasi mandiri agar tetap bisa makan enak dan bisa sembuh cepat.
Warung ayam kremes D’OYOK ini juga memberikan keringanan harga atau diskon untuk warga saat PPKM Darurat selama beberapa hari. Langkah baik ini dilakukan sebagai bentuk kepeduliannya terhadap sesama di masa pandemi COVID-19 ini.

Tinggalkan Balasan