Seorang gadis di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, dilamar dengan uang panai Rp 299 juta plus sawah, empang, tanah, emas dan berlian yang jika dikalkulasikan setara dengan Rp 5 miliar.

Resepsi pernikahan ini berlangsung mewah dan dihadiri 7 artis Ibu Kota untuk menghibur tamu.

Akun tiktok @inthan-Abt, menampilkan resepsi pernikahan yang mewah dengan para penjemput tamu yang mayoritas perempuan duduk di sisi kiri dan kanan jalan beton yang luas dan panjang.

Penjemput tamu itu berjejer dengan panjang sekitar 300 meter.

Tamu yang datang dihibur langsung Nassar KDI dari sebuah panggung besar.

Yang melangsungkan pernikahan itu mempelai laki-laki bernama Andi Bastian Basri berasal dari Desa Labolong dan bekerja di BUMN Sucofindo.

Sedangkan mempelai perempuan dr. Fitrianisa merupakan PNS dokter di RSUD Kota Bogor.

Pernikahan mereka dilaksanakan pada Rabu 27 Juli 2022. Resepsi pernikahan mereka berlangsung tepatnya di Desa Labolong, Kecamatan Mattiro Sompe, Kabupaten Pinrang.

Paman mempelai perempuan sekaligus Anggota DPRD Pinrang, Hastan Mattanete, menjelaskan, uang panai dari laki-laki sebenarnya tidak bentuk uang tunai Rp 5 miliar.

Uang panai yang diberikan, yakni Rp 299 juta hanya saja ada tambahan sawah, empang, tanah, emas dan berlian. Sehingga, menurut Hastan, ada yang mengkalkulasi sehingga dikabarkan jadi Rp5 miliar.

“Sebenarnya kalau uang tunai tidak sampai Rp5 miliar uang tunai. Tetapi mungkin ada yang hitung-hitung ki dan sampai segitu,” jelasnya.

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Pinrang ini menambahkan bahwa resepsi pernikahan memang pihaknya membuat secara meriah dengan mendatangkan artis Ibu Kota, salah satunya Nassar KDI.

“Niat kami sebenarnya untuk menghibur warga, jadi ada tujuh artis ibukota termasuk Nassar kami undang,” papar Anggota DPRD Fraksi Golkar itu.

Selain sejumlah artis yang didatangkan, Hastan juga mengundang penceramah kondang, yakni Ustaz Das’ad Latif untuk memberikan nasihat pernikahan. Das’ad Latif juga berasal dari Kabupaten Pinrang.

Hastan mengaku telah mempersiapkan hingga 15 hari hanya untuk mendekor pengantin, termasuk dengan membuat tenda di lapangan resepsi itu.

“Jadi untuk persiapan pengantin hingga dekor di lapangan itu memakan waktu 15 hari. Dan itu termasuk untuk buat panggung besar,” katanya mengutip viva.co.id.(al)