JAKARTA — Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya menganugerahkan penghargaan Adipura kepada para kepala daerah.

Penghargaan Adipura untuk penilaian tahun 2022 diserahkan di Auditorium Dr Soedjarwo, Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta Selasa 28 Februari 2023.

Total 150 penghargaan Adipura yang diserahkan, beberapa di antaranya diberikan kepada kepala daerah kabupaten kota di Sulawesi Selatan.

Pantauan SulselOnline.com, berikut daftarnya;

Sertifikat Adipura untuk kategori Kota Kecil di Sulawesi Selatan diberikan kepada Sengkang, Kabupaten Wajo dan Enrekang, Kabupaten Enrekang.

Sedangkan Sertifikat Adipura kategori Kota Sedang diberikan kepada Watampone, Kabupaten Bone.

Berikutnya penganugerahan Penghargaan Adipura untuk kota kecil di Sulawesi Selatan diberikan kepada Malili, Kabupaten Luwu Timur, Pangkajene Sidenreng, Kabupaten Sidenreng Rappang, Bulukumba, Kabupaten Bulukumba (Sulawesi Selatan), Bantaeng, Kabupaten Bantaeng (Sulawesi Selatan), Turikale, Kabupaten Maros (Sulawesi Selatan), Pinrang, Kabupaten Pinrang dan Barru, Kabupaten Barru.

Penghargaan Adipura kategori Kota Sedang diberikan kepada Kota Palopo dan Kota Parepare.

Penganugerahan penghargaan Adipura untuk penilaian tahun 2022 adalah rangkaian peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) yang jatuh setiap tanggal 21 Februari mengambil tema “Tuntas Kelola Sampah untuk Kesejahteraan Masyarakat”.

HPSN telah menjadi platform kolaborasi multi pihak yang efektif untuk membangun kesadaran publik dalam upaya-upaya pengelolaan sampah dan HPSN Tahun 2023 telah menjadi babak baru untuk pengelolaan sampah di Indonesia menuju Zero Waste, Zero Emission Indonesia.

Pelaksanaan Program Adipura 2022 dilaksanakan terhadap 258 kabupaten/kota se-Indonesia, atau sebanyak 50,2% dari 514 kabupaten/kota di Indonesia.

Sebanyak 5 kabupaten/kota berhasil meraih Anugerah Adipura Kencana, yang juga sebagai penghargaan tertinggi bagi kabupaten/kota yang mampu menunjukkan kinerja pengelolaan lingkungan hidup yang inovatif dan berkelanjutan.

Kemudian, sebanyak 80 (delapan puluh) kabupaten/kota berhasil mendapatkan Anugerah Adipura. Selain itu, terdapat juga 61 (enam puluh satu) kabupaten/kota memperoleh penghargaan sertifikat Adipura, dan 4 (empat) kabupaten/kota menerima penghargaan plakat Adipura yang merujuk pada lokasi tematik dengan kondisi pengelolaan sampah terbaik.

Menteri Siti menerangkan kepada para kepala daerah yang hadir bahwa Program Adipura merupakan instrumen kebijakan yang telah dilaksanakan sejak tahun 1986, dengan melalui berbagai perubahan dan pengembangan menjadi lebih baik, untuk memenuhi tuntutan kebutuhan dan arah kebijakan yang ada, sehingga dapat menjadi instrumen yang efektif dalam mendorong terciptanya kualitas lingkungan hidup yang bersih, teduh, dan berkelanjutan.