MAROS – Komite olahraga nasional Indonesia (Koni) kabupaten Maros menggelar rapat pengurus koni bersama pengurus kabupaten cabang olahraga terkait penjaringan dan penyaringan Bakal calon ketua Koni Maros jelang pelaksanaan Musyawarah olahraga Kabupaten (Musorkab) Koni Maros.

Musyawarah olahraga Kabupaten (Musorkab) lima tahunan Koni Maros yang memilih ketua baru periode 2023 – 2027 akan di gelar pada awal Agustus 2023 mendatang.

KONI Maros telah membentuk kepanitiaan,Untuk panitia pengarah diketuai oleh Ketua Koni Mulyadi Haryo, Panitia pelaksana diketuai oleh Wakil ketua Marjan Massere sementara Ketua Tim Penjaringan dan Penyaringan calon Ketua KONI Maros Suharto Latif, ujar Sekretaris Koni Maros, Chaerul Syahab.

“Kepengurusan KONI Maros masa bakti 2018-2023 akan berakhir September 2023, jadi KONI akan melakukan penjaringan dan penyaringan calon ketua baru,’’ kata Chaerul usai rapat tim penjaringan, Kamis (6/7/2023).

Ketua Tim Penjaringan Soharto Latif mengatakan merujuk jadwal penjaringan dan penyaringan yang sudah disusun oleh Tim Penjaringan dan Penyaringan Bakal Calon Ketua KONI Maros, Sosialisasi Musorkab, tahapan penjaringan dan penyaringan telah dimulai, jelasnya.

Diagendakan, pada tanggal 14-16 juli 2023 menjadi jadwal untuk pengambilan formulir pendaftaran serta persyaratan administrasi bakal calon Ketua.lalu 20-24 juli2023 pengembalian formulir.

Kemudian panitia melakukan rapat verifikasi dan evaluasi dokumen pendaftaran calon
Lalu menyampaikan hasil verifikasi dan evaluasi dokumen balon ketua.

Penyampaian laporan tim penjaringan dan penyaringan terkait balon ketua yang memenuhi syarat dan pemberkasan dokumen pada sidang paripurna Musorkab koni Maros awal Agustus 2023, ungkapnya.

Calon Ketua KONI harus memenuhi kriteria penjaringan dan penyaringan Calon ketua KONI Kabupaten/kota dan AD ART KONI. Calon harus mempunyai kemampuan manajerial dan sanggup bekerja penuh waktu untuk mengelola organisasi keolahragaan, memahami konseksuensi dan konsisten melaksanaan Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART) KONI.

Selain itu, calon ketua harus mampu menjadi pengayom dan pemersatu semua unsur masyarakat olahraga, punya visi misi yang luas dalam membina olahraga, mampu bekerja sama dengan badan usaha dan instansi, serta mampu menggalang kerja sama dengan badan keolahragaan.

Ada pun persyaratan calon Ketua KONI lainnya adalah WNI ber KTP Maros, pernah menjadi pengurus KONI dan Pengurus cabang olahraga Kabupaten Maros minimal 1 periode.

‘’Calon ketua juga harus mendapat dukungan minimal 30 persen atau 8 cabor anggota Koni yang sah dengan melampirkan surat pernyataan dukungan pengkab cabor yang sah, surat mandat dari pengurus cabor kabupaten, tidak sedang tersangkut hukum dan membuat pernyataan kesanggupan bermaterai dan melampirkan beberapa syarat pendukung,’’terangnya.

Untuk lebih jelasnya, formulir pendaftaran dan persyaratan bisa diambil di Sekretariat Tim Penjaringan dan Penyaringan di Kantor KONI Maros, Jalan Azalea Turikale pada jam kerja, tutupnya. (*)