SULSELONLINE.COM — Munafri Arifuddin mundur dari jabatannya Komisaris Utama PT Persaudaraan Sepak Bola Makassar (PSM Makassar).

Surat  pengunduran diri tertanggal 18 Desember 2023. Ia mengirimkan surat tersebut kepada manajemen PSM lengkap dengan materai.

Appi menyampaikan terima kasihnya karena sudah diberi kesempatan menjadi Komut.

“Bersama dengan surat ini saya Munafri Arifuddin bermaksud untuk mengajukan pengunduran diri sebagai komisaris utama perseroan, dan sehubungan dengan hal tersebut,” tulis keterangan surat tersebut.

“Saya haturkan terima kasih atas kerja sama yang terjalin selama saya menjabat sebagai komisaris perseroan,” tulis keterangan surat tersebut.

Belum diketahui secara pasti apa yang menjadi alasan utama mantan Direktur Utama PSM Makassar ini mundur dari jabatannya itu.

Kemungkinan besar ia memilih mundur dari jabatannya itu untuk menghindari gesekan atau konflik antara PSM Makassar dan PT Liga Indonesia Baru (LIB)

Seperti yang diketahui, selain sebelumbya menjabat sebagai Komisaris Komisaris Utama PT Persaudaraan Sepak Bola Makassar (PSM Makassar), ia juga punya posisi penting di PT LIB.

Pria yang akrab di sapa Appi itu juga menjabat sebagai Direktur PT LIB menemani Ferry Paulus yang terpilih sebagai Direkrut Utama PT LIB.

Pada hari yang sama, Suporter PSM Makassar akhirnya turun ke jalan melakukan aksi unjuk rasa pada Senin (18/12/2023) di depan Menara Bosowa.

Mereka mendesak manajemen PSM Makassar bertanggung jawab. Mereka tidak ingin tim kebanggaan masyarakat Sulsel itu dicap sebagai klub yang acuh dengan nasib pemain.

Keresahan ini buntut dari polemik gaji yang terus menerus menimpa skuad Pasukan Ramang. Suporter pun ingin manajemen memberikan kejelasan akan persolan tersebut.

Korlap Presidium Nasional – Suporter Sepakbola Indonesia (PN-SSI) Sulawesi, Muhammad Al Fajrin mendesak menajemen PSM menuntaskan polemik gaji pemain dan staf pelatih. Kondisi ini jelas sangat memprihatikan.

“Kami tidak ingin PSM dicap klub tega menunggak gaji pemain dan official. Kami hadir di sini untuk bertemu dengan Pak Sadikin. Membicarakan permasalahan yang terjadi,” tegasnya di tengah ribuan suporter PSM saat melakukan aksi, di Manara Bosowa, Senin, 18 Desember.

Panglima Laskar Ayam Jantan (LAJ), Uki Nugraha ikut prihatin dengan kondisi yang dialami tim kebanggaan. Manajemen harus bertanggung jawab akan krisis finansial yang terus terjadi.(*)