SULSELONLINE.COM – PDIP merekomendasikan untuk mengusung Wali kota Makassar, Danny Pomanto, dan Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan Yasin Limpo, pada Pemilihan Gubernur Sulsel tahun 2024.

Pengamat menilai keduanya memegang jabatan strategis di partai politik (parpol) pendukung untuk memperkuat dukungan internal.

Hal itu diungkapkan Pakar Politik dari Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar (UINAM) Makassar, Firdaus Muhammad merespon terkait sinyal dukungan PDIP di Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2024.

Firdaus Muhammad mengatakan, figur yang memiliki posisi strategis di parpol sangat membantu dan lebih efektif menggalang dukungan, utamanya dalam membranding.

“Sebenarnya Pak Danny maupun Pak Adnan itu harus memiliki posisi strategis di partai,” kata Firdaus Muhammad kepada Tribun-Timur, Selasa (26/12/2023).

“Kalau bukan ketua atau wakil, dan sekretaris, setidaknya punya posisi strategis yang ketika ada kegiatan partai, namanya bisa dibranding,” tambahnya.

Jabatan strategis di partai politik dapat memberikan akses lebih besar ke jajaran pengambil keputusan dan memperkuat koordinasi dengan elemen-elemen penting di internal partai.

Adapun Pilgub Sulsel dijadwalkan berlangsung 27 November 2024.

Peran aktif Danny Pomanto dan Adnan di partai politik pendukung diharapkan dapat meningkatkan sinergi, memperkuat basis dukungan.

Di samping itu, dapat mempersiapkan panggung yang lebih solid dalam pertarungan politik mendatang.

“Artinya penekanannya, popularitas Danny dan Adnan sudah ada, kepemimpinannya sudah jelas, tetapi satu yang harus diperkuat adalah bergening posision di partai,” jelasnya.

Sebab, kata Firdaus, walau semisal nantinya terpilih di Pilgub Sulsel, tetapi tidak kuat di partai, tentu mudah mendapat persoalan.

“Itu mudah dipersoalkan, contohnya pak Nurdin Abdullah (eks Gubernur Sulsel). Kita belajar dari pengalaman Nurdin Abdullah, yang hanya diusung atau diklaim oleh partai. Tetapi ketika menghadapi persoalan-persoalan politik, tidak ada yang membackup,” tandasnya.

PDI Perjuangan siap mengusung kader maju calon kepala daerah jika berhasil memenangkan partai di Pileg dan memenangkan Ganjar Pranowo-Mahfud MD di Pilpres 2024.

Termasuk bagi Danny Pomanto maju calon Gubernur Sulsel, Wakil Bupati Gowa Abd Rauf Malaganni, ataupun Budiman.

Ketua DPD PDI Perjuangan Sulsel, Ridwan Andi Wittiri, mengatakan, kader partai banteng diharapkan bekerja keras di Pileg dan Pilpres 2024.

Apalagi PDI Perjuangan punya target hattrick kemenangan di Pilpres dan Pileg 2024 ini.

“Pasti berpeluang kita usung. Semua kader berpeluang kita usung maju calon kepala daerah jika berhasil memenangkan partai dan capres PDI Perjuangan di daerahnya,” kata Ridwan Andi Wittiri kepada wartawan di Warkop Kopizone Jalan Boulevard Kota Makassar Senin (25/12/2023).

Ridwan Wittiri mengatakan indikator kader diusung yakni jika berhasil memenangkan PDI Perjuangan dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD.

“Indikatornya harus ada kursi di daerahnya. Bagaimana mau kita usung kalau kita tidak punya kursi di daerahnya,” kata Ridwan Wittiri.

PDI Perjuangan menargetkan Ganjar-Mahfud meraih minimal 31 persen suara di Sulsel.

Sulsel diharapkan jadi provinsi penyumbang suara bagi Ganjar-Mahfud MD.

“Target kita minimal 31 sampai 51 persen,” kata Ridwan Wittiri.

Ridwan Wittiri mengungkapkan sejumlah daerah andalan PDI Perjuangan.

Antara lain seperti Kota Makassar, Kabupaten Tana Toraja, Toraja Utara, Kabupaten Gowa, dan Kabupaten Jeneponto.

“Makassar Insyaallah, Toraja juga, Gowa Jeneponto, target semua itu,” kata Ridwan Wittiri.

Di Kabupaten Gowa, Ridwan Wittiri mengatakan, PDI Perjuangan punya pengalaman dua kali memenangkan Adnan Purichta Ichsan-Abd Rauf Malaganni.

Pertama di Pilkada serentak 2015, kedua pilkada serentak 2020.

“Pak Bupati Gowa sudah dua kali diusung PDI Perjuangan,” kata Ridwan Wittiri. (*)