SULSELONLINE.COM — Jelang IdulFitri 1445 H, Dirlantas Polda Sulsel Kombes Pol I Made Agus Prasatya merilis daerah rawan macet dan kecelakaan.
Masyarakat yang mudik diminta berhati-hati sepanjang perjalannya menuju kampung halaman.
Dibeberkan Agus, untuk daerah macet pihaknya memusatkan perhatian pada kota Makassar.
“Peningkatan kendaraan terlihat di kawasan pusat perbelanjaan, meningkat sekali,” Agus menuturkan.
Agus bilang, untuk tetap menjaga kondusifitas, pihaknya telah melakukan pengaturan lalulintas.
“Kita sudah melakukan pengaturan dan melibatkan pihak keamanan pusat perbelanjaan,” ucapnya.
Lanjut Agus, yang menjadi atensi pusat kemacetan pada jalur nasional adalah poros Maros dan Bone.
Untuk mencegah kemacetan, kata Agus, pihaknya akan melakukan pembatasan terhadap operasional angkutan barang.
“Kita juga akan batasi operasional angkutan barang tanggal 5 sampai 15 April sehingga bisa membantu kelancaran jalur di Camba dan Kappang,” sebutnya.
Mengantisipasi kemungkinan terburuk, Agus mengatakan telah menyiapkan jalan alternatif bagi pemudik.
“Ada juga dua jalur alternatif yang sudah kita survei kondisi baik, jalur alternatif Buludua, Barru, dan Soppeng-Bone, kemudian kedua jalur kedua agak memutar, Makassar-Gowa, Maros, Jeneponto, Bulukumba, dan Sinjai,” tandasnya.
Sementara itu, kata Agus, untuk daerah yang rawan kecelakaan, ia menunjuk kota Makassar, kabupaten Maros, Jeneponto, Bantaeng, hingga Bulukumba.
“Kita juga imbau pemudik agar menyiapkan kendaraan nya dalam kondisi baik kendaraan layak pakai. Yakinkan betul dalam kondisi sehat,” imbuhnya.
Yang menjadi atensi, dituturkan Agus, wilayah Camba dan daerah wisata Bulukumba.
Agus berharap, para pemudik bisa sampai di kampung halaman tanpa hambatan apapun di sepanjang perjalannya.
“Semoga bisa digunakan masyarakat dengan aman lancar dan ceria,” kuncinya.
Sekadar diketahui, pada operasi ketupat 2024, Ditlantas Polda Sulsel bakal mengerahkan 600 personel untuk memperlancar arus lalulintas.(*)

Tinggalkan Balasan